GRENDEN, Radar Jember - Sepintas, Afifah Al Husen sama seperti perempuan pada umumnya. Suka jajan dan traveling. Namun, perempuan yang tinggal di Desa Grenden, Kecamatan Puger, ini adalah bos muda usaha gagang sapu. Uniknya, perempuan ini juga hafal Alquran 30 juz.
Usianya saat ini memang tergolong muda, 25 tahun. Namun, dia mampu mengelola perusahaan mebel khusus produksi gagang sapu yang berbahan dasar kayu. Di balik karir bisnisnya yang baru berdiri pada tahun 2021, dia pun tetap menjaga hafalan Alquran.
Afifah mengaku, bisnis gagang sapu awalnya hanya menanam modal dan menyediakan tempat produksi kepada perajin di sekitar Desa Grenden. “Saya memanfaatkan relationship dan bekerja sama dengan salah satu perajin,” ucapnya.
Seiring berjalannya waktu, bisnis yang ia geluti mulai besar. Tak sampai setahun, tempat produksinya telah mengantongi izin dan administrasi perusahaan resmi. Saat ini hasil produksinya juga mulai dipasarkan hingga beberapa kota di Jawa Timur. Mulai dari Madura hingga Banyuwangi. “Untuk yang di luar kota kebanyakan mengambil mentahan gagang sapu, tanpa ada kulit atau plastik pada kayu,” imbuhnya.
Afifah menyebut, dirasa sudah memiliki pengetahuan di bidang bisnis, dirinya pun mengembangkan dengan berbisnis beras yang sudah memiliki brand sendiri. “Selain gagang sapu, saya juga bisnis beras, yang mengambil langsung ke petani. Namun, diproduksi sendiri dengan brand yang sudah legal,” ucapnya.
Lulusan S-1 Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember ini menyebut, perempuan perlu memiliki kemandirian secara ekonomi, pendidikan, bahkan berkepribadian. “Secara prinsip, harus mampu menjadi perempuan yang merdeka,” ungkapnya.
Dikatakan, saat ini ia terus berupaya untuk mengembangkan bisnisnya. Terutama bisnis gagang sapu. Menurutnya, meski bisnis tersebut lebih banyak dilakukan oleh kaum laki-laki. Namun, tekad dan pengetahuan bisnis yang diperoleh selama kuliah dan pengalaman selama tiga tahun menjadi pegangan untuk meningkatkan karirnya.
Afifah mengaku, selain menjalankan bisnis, dia juga tetap menjaga hafalan Alquran. Salah satunya dengan melakukan khatmil Quran, dan hafalan harian tetap dijaganya. (dhi/c2/nur)
Editor : Radar Digital