Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Sambang Desa di Jember, Desa Ini Mampu Tertibkan Para PKL dan Beri Fasilitas Tenda, Bagaimana Caranya?

Radar Digital • Minggu, 28 April 2024 | 14:35 WIB

TINGKATKAN EKONOMI: UMKM Desa Wirowongso mulai tertata rapi karena difasilitasi tenda. (M ADHI SURYA/RADAR JEMBER)
TINGKATKAN EKONOMI: UMKM Desa Wirowongso mulai tertata rapi karena difasilitasi tenda. (M ADHI SURYA/RADAR JEMBER)
 

Tingkatkan UMKM demi Kemandirian Ekonomi

Tertibkan PKL, Fasilitasi RTH dan Tenda

Desa ini memiliki RTH yang mengesankan. Selain karena ketersediaan fasilitas yang ada, PKL yang berjualan juga nampak tertib dan rapi, sehingga nyaman dipandang dan ramah dikunjungi.

ADHI SURYA, WIROWONGSO - Radar Jember.

DESA Wirowongso di Kecamatan Ajung ini memiliki ruang terbuka hijau (RTH) layaknya di perkotaan.

Keasrian di lokasi pedesaan tak diragukan, karena wilayahnya yang masih dominasi oleh persawahan dan kebun.

Sehingga kawasan tersebut sering menjadi pusat kumpul pemuda warga sekitar, dengan suasana sejuk dan nyaman.

Rapinya RTH yang terletak di depan kantor desa membuat sejumlah pengunjung nyaman menikmati suasana sore hari.

Apalagi pedagang kaki lima (PKL) difasilitasi tenda terbuka, sehingga warga bisa bersantai di sekitar lokasi.

Selain itu, tersedianya fasilitas tenda juga memikat pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Desa Wirowongso.

Dengan berbagai macam produk yang jual mulai dari makanan dan minuman kemasan hingga olahan rumah yang sudah menjadi makanan khas di Jember.

Indah Puspita. Salah seorang pelaku UMKM yang berjualan di RTH Wirowongso, mengaku senang difasilitasi tempat untuk berjualan.

Menurutnya, lokasi yang memang sering ramai pada malam hari tersebut membuat perekonomian warga setempat terus berputar.

Tentu banyak yang diuntungkan.

“Dengan fasilitas begini tentu sangat membantu pelaku UMKM di sini. Apalagi difasilitasi secara gratis,” ujarnya.

Dikatakan, kebanyakan pedagang mulai melapak sejak sore hari hingga malam.

Namun, juga ada yang buka dari pagi, karena memang di sebelah RTH juga terdapat beberapa lembaga sekolah.

Mereka bisa mengandalkan pembeli dari siswa.

Lebih lanjut, dia menyebut, selain warga sekitar, pengunjung juga banyak dari luar desa. Terutama pada sore hari.

Sebab, Desa Wirowongso memiliki jalan yang bagus dan panorama persawahan yang indah, biasa menjadi tempat berkumpulnya pemuda menikmati senja.

Puspita menyebut, tempat yang sering ramai menjadi tempat berkumpulnya pemuda selain di RTH tersebut juga di jalan menuju Bandara Notohadinegoro. Namun, di sana tidak ada pedagang yang berjualan.

“Sehingga untuk memesan minuman dan makan belinya di sini, dan menikmati senja di area Bandara Notohadinegoro,” jelasnya.

Kepala Desa Wirowongso Adi Purnomo mengatakan, fasilitas yang disediakan oleh pemerintah desa tentu seluruhnya harus dimanfaatkan oleh warga.

Terutama untuk dapat memutar perekonomian.

Selain itu, RTH tersebut direncanakan untuk diberi fasilitas-fasilitas olahraga, agar warga juga bisa menikmati dan bisa beraktivitas olahraga di area kantor desa.

Namun, Purnomo mengimbau kepada warga dan pengunjung agar tetap menjaga kebersihan, meski sudah ada petugas.

“Setidaknya juga harus menanamkan kebersihan pada diri sendiri,” pungkasnya. (mg2/c2/nur)

Editor : Radar Digital
#Jember #Desa #PKL