LANGKAH pemugaran Alun-Alun Jember yang diambil oleh pemkab dianggap keputusan penting untuk menekan biaya perawatan tahunan.
Pagu anggaran yang disiapkan pun cukup fantastis, sebesar Rp 26 miliar. Penyelesaiannya ditargetkan pada Agustus 2024 mendatang.
Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Cipta Karya (DPRKPCK) Jember Rahman Anda menjelaskan, alasan utama renovasi alun-alun adalah banyaknya kerusakan, sehingga membutuhkan biaya perawatan cukup besar setiap tahunnya.
Di sisi lain, pertimbangan estetika kota dengan mengikuti perkembangan zaman membuat pusat kota seperti harus dipugar sesegera mungkin.
“Alun-alun sebagai pusat kota. Sarana fasilitas publik yang itu merupakan wajah dari kota Jember,” ulasnya saat ditemui seusai Rapat Paripurna LKPJ Bupati 2023 di kantor DPRD Jember, Sabtu (30/3).
Dijelaskan, anggaran perawatan alun-alun setiap tahun semakin tinggi. Banyak kondisi sarana dan prasarana yang masih terbatas.
Termasuk keberadaan toilet yang bakal dibangun secara permanen.
“Kita juga akan membangun pusat pengelolaan untuk alun-alun, ada kantornya juga di situ (nanti, Red),” jelasnya.
Sejumlah fasilitas, kata dia, akan dilengkapi dalam proses pemugaran. Seperti pembangunan jogging track, lapangan olahraga, ornamen air mancur, toilet permanen, sumur-sumur air bersih, hingga disediakan videotron.
“Videotron bisa menjadi media untuk sosialisasi kepada masyarakat. Ke depannya nanti alun-alun dijadikan sebagai pusat fasilitas publik,” ucap Rahman.
Hingga akhir bulan kemarin, pemkab masih dalam proses lelang.
Ada sejumlah paket dengan fasilitas yang sudah dirancang di dalamnya dengan total anggaran Rp 26 miliar. Dia menyebut, untuk pembangunan landscape alun-alun dianggarkan Rp20 miliar, selebihnya untuk videotron.
“Mudah-mudahan akhir April sudah bisa dilaksanaakan,” tuturnya.
Desainnya, kata dia, sama seperti tahun kemarin yang gagal eksekusi.
Mengenai gagalnya renovasi pada 2023, tambahnya, karena pada proses pemilihan penyedianya belum menemukan yang pas.
Dia berharap rencana pemugaran tahun ini bisa berhasil.
Sebab, ada banyak event besar yang bakal digelar, khususnya di bulan Agustus.
“Paling tidak bulan-bulan itu (Agustus, Red) pekerjaan sudah sebagian besar kami selesaikan,” pungkas Rahman. (sil/c2/nur)
Editor : Radar Digital