Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

VIRAL! Pemuda di Jember Ini Aniaya Anjing Lucu, CEK KRONOLOGINYA

Radar Digital • Senin, 15 April 2024 | 23:06 WIB
TEREKAM CCTV: Dua orang pemuda sedang berjalan di salah satu komplek perumahan. Keduanya diduga pelaku penganiayaan anjing salah seorang warga yang mudik.
TEREKAM CCTV: Dua orang pemuda sedang berjalan di salah satu komplek perumahan. Keduanya diduga pelaku penganiayaan anjing salah seorang warga yang mudik.

RADARJEMBER.ID - Viral di sosial media instagram beberapa hari terakhir, terkait dua pemuda Jember yang dengan tega menganiaya hewan anjing peliharaan salah seorang warga.

Diposting oleh akun instagram Lisa Meliana, pemilik anjing bernama Viki yang mengunggah foto anjing kesayangannya berlumuran darah. Diduga dianiaya oleh dua orang pemuda Jember.

Bahkan, Lisa, menulis caption kronologinya dengan lengkap. Berikut caption di postingan Lisa.

 TINDAK TEGAS PENGANIAYA VIKI AGAR JERA SELAMA-LAMANYA!

Empat pemuda belasan tahun di Kaliwates, Jember, merasa diri mereka perkasa berhadapan dengan Viki, anjing Maltese kami yang mungil (beratnya hanya 4kg), usianya sudah hampir senior (6,5th), dan tidak pernah punya sejarah agresif! Viki yang tanpa sepengetahuan kami lolos dari pagar dan panik mondar-mandir di jalan depan rumah, mereka hantam dengan balok semen cor di bagian muka dan kepala.
 
Begitu Viki terkapar di tengah jalan dalam keadaan kritis, muka berlumur darah, para pelaku pergi sambil tertawa-tawa.

Sekitar satu jam Viki terkapar di jalan dalam kesakitan sebelum diselamatkan oleh orang baik dan kemudian dipertemukan kembali dengan keluarga kami.
 
Dua dokter hewan sepanjang sore itu berusaha menyelamatkan nyawa Viki, tapi keesokan pagi, pukul 5.30 WIB, setelah menjerit kesakitan dan muntah darah, Viki kesulitan bernafas dan akhirnya meninggal.

Peristiwa ini membuat kami sekeluarga shock berat. Viki kami bawa berlibur ke Jember dari Magelang karena tidak tega meninggalkan dia di penitipan.
 
Tak kami sangka, justru ia akan menemui ajal yang menyakitkan dalam perjalanan yang seharusnya menyenangkan untuk seluruh keluarga kami ini.

Yang membuat keluarga kami lebih shock adalah saat menonton rekaman CCTV: para pelaku tertawa-tawa menikmati perilaku kekejaman mereka.
 
Dalam proses mediasi oleh ketua RT setempat, kami tidak melihat pelaku sungguh-sungguh menyesali perbuatan mereka. Walaupun terlihat menangis, tapi ketika mereka pikir orang-orang tidak memperhatikan, salah satu dari mereka kedapatan sedang tersenyum.

Kami tidak ingin membiarkan pelaku tak bernurani seperti mereka lenggang kangkung tanpa menerima konsekuensi atas perbuatan keji itu. Karena itu kami putuskan untuk melapor ke kepolisian.

Sumber : @fundomrescue @lisameliana
Editor : Radar Digital
#Jember #penganiayaan #Viral #anjing