Kaki Bentuk V untuk Jaga Keseimbangan
SIAPA bilang main ice skating harus jauh-jauh ke Surabaya apalagi ke luar negeri dulu? Di Jember, permainan ini juga bisa dinikmati oleh semua orang.
Tapi, tak boleh asal main. Kalau belum mengerti teknik dasarnya, bisa-bisa sering jatuh terjungkal dan terpeleset.
Bermain ice skating bisa dibilang susah-susah gampang.
Ada risiko yang harus dipahami. Namun, tak boleh menjadikannya sebagai penyebab rasa takut.
Sebab, teknik-teknik sederhana ini akan cukup membantu bahkan hanya dalam waktu lima menit.
Muhdorry Alatas, pelatih freelance ice skating Happy Games Roxy Square, menjelaskan, tahap pertama belajar adalah berdiri terlebih dahulu.
Kaki selalu diusahakan membentuk huruf V untuk mengunci dan agar tetap seimbang.
"Kalau berdiri tegak akan jatuh karena licin," terangnya.
Lantai ice skating terbilang licin untuk sepatu ice skating. Sehingga, bagi pemula, saat berdiri juga lebih baik diam tanpa bergerak.
Kecuali yang sudah benar-benar pro dan bisa mengatur keseimbangan. Berdiri sambil menggerak-gerakkan kaki boleh saja.
Dasar utama itu harus selalu diingat. Pada tahap latihan berjalan, kaki juga membentuk V dengan langkah kaki serong.
Dari berdiri, kaki didorong (bukan diangkat) ke depan dan digeser serong. Begitu sampai berhenti, posisi kaki kembali membentuk V untuk alasan safety.
"Ini harus diperhatikan, agar tidak jatuh," tegas Dorry, sapaannya.
Tahap tiga, lanjutnya, adalah belajar berjalan cepat. Kepala agak ditundukkan.
Jadi, saat tubuh akan terjatuh, bisa tertahan.
Berbeda jika kepala tegap, maka berpotensi besar terjungkal ke belakang.
Untuk mengerem atau berhenti setelah berjalan cepat pun ada caranya. Pria yang tergabung dalam Jember Inline Skate Community (JIC) itu menjelaskan, cara mengerem adalah dengan memindahkan beban kaki.
Semua beban ditumpukan pada satu kaki yang berada di posisi depan.
Sedangkan satu kaki di belakang tak memiliki tumpuan beban apa pun. Setelah ini berhasil, kaki kembali membentuk V.
Teknik-teknik dasar tersebut juga menjadi bagian dari keselamatan saat bermain ice skating.
Juga menjadi modal untuk melakukan free style dengan aman pada tahap lanjut.
Menurutnya, sangat wajar jika pemula merasa kesulitan untuk memainkannya. Apalagi ditambah dengan perasaan takut yang bisa menjadi penghambatnya.
"Kesulitan karena tidak tahu caranya, akhirnya panik dan jatuh, tapi kalau didampingi akan ingat tekniknya," ujarnya. (sil/c2/nur)
Editor : Radar Digital