KLOMPANGAN, Radar Jember - Masjid Baitul Ijabah di Dusun Curah Kates, Desa Klompangan, Kecamatan Ajung, memiliki lingkungan yang asri.
Di samping masjid terdapat aliran sungai dan pepohonan hijau.
Sehingga jemaah yang melaksanakan ibadah di masjid ini akan betah dan merasa nyaman.
Masjid ini sudah ada sejak 1922.
Selain beribadah, selama ini banyak yang menjadikannya sebagai tempat istirahat dan makan.
Pengendara yang sedang dalam perjalanan jauh cocok untuk singgah karena masjid ini memiliki halaman yang cukup luas, sehingga nyaman dan aman untuk tempat parkir mobil.
Takmir Masjid Baitul Ijabah, Imam Fauzi, mengatakan, masjid ini sudah ada sejak sebelum kemerdekaan. Dulu bentuknya lebih menyerupai pendapa.
Namun, sudah pernah direnovasi besar-besaran sehingga mengubah struktur masjid yang diresmikan oleh pahlawan nasional, Kiai As'ad Syamsul Arifin, ulama besar di Jawa Timur.
"Yang meletakkan batu pertama ketika direnovasi besar-besaran itu Kiai As'ad," ujarnya.
Fauzi menyebut, karena suasana masjid yang asri, jemaah salat Duhur dan Asar juga banyak dari pengendara yang sedang istirahat.
"Alhamdulillah, setiap salat Duhur dan Asar jemaahnya selalu banyak, salah satunya karena tempatnya yang sejuk," paparnya.
Dikatakan, tak jarang juga jamaah yang menikmati sungai di sebelah masjid.
"Kami sengaja, untuk tempat istirahat dan makan berada di tepi sungai, agar bisa sembari menikmati," sebutnya. Selain itu, di masjid tersebut juga rutin dilakukan pengajian, termasuk tadarus Alquran di bulan Ramadan. (mg2/c2/nur)
Editor : Radar Digital