KERACUNAN! Puluhan Orang di Mayang Jember Keracunan Makanan Takjil Gratis yang Dibagikan Warga di Pinggir Jalan
JEMBER, RADARJEMBER.ID - Puluhan orang harus dilarikan ke puskesmas dan klinik di Kecamatan Mayang, Jember akibat keracunan makanan yang terbungkus kotak sterofoam pada Minggu (31/3/2024).
Ada 300 nasi kotak yang dibagikan, makanan takjil itu disiapkan oleh salah seorang warga di Dusun Krajan, Desa Mayang, Kecamatan Mayang, Jember.
Dari puluhan orang yang makan takjil itu mengaku pusing, mual dan muntah usai menyantap takjil gratis yang dibagikan warga dipinggir jalan.
"Sementara ini korban yang berada di Puskesmas Mayang ada 46 orang, yang di Klinik Purwoko ada 13 orang dan Klinik Harapa Sehat 4 orang," kata Iptu Sugeng Romdoni Kapolsek Mayang, Senin (1/4/2024).
Peristiwa dugaan keracunan makanan yang dibagikan oleh warga itu terjadi pada Minggu (31/3/2024) sore, sejumlah warga Desa/Kecamatan Mayang membagikan takjil di tepi jalan raya Mayang, tepatnya di depan Kantor Dinas Pendidikan Kecamatan Mayang. Takjil berisi mie ayam, dan tempe.
"Ada beberapa orang yang membagikan takjil di sana, dan masyarat pun (yang lewat) berhenti untuk mengambil takjil tersebut," kata Sugeng.
Selang beberapa lama, masyarakat yang makan takjil tersebut mengalami pusing, mual, bahkan ada yang muntah-muntah. Oleh keluarganya, warga yang keracunan itu lalu dibawa ke Puskesmas dan klinik terdekat.
"Sampai saat ini mereka masih menjalani perawatan di puskesmas Mayang dan klinik Purwoko. Tetapi sebagian warga yang sudah mulai pulih bisa pulang," imbuh Sugeng.
Masih menurut Sugeng, polisi telah mengambil langkah dalam menangani kasus tersebut. Di antaranya, mengamankan sisa makanan takjil yang dibagikan. "Karena nasi takjil yang dibagi itu ada 300 kotak sterofoam," katanya.
"Selain itu sudah memanggil orang-orang yang membuat dan membagikan takjil tersebut. Saat ini mereka masih kita mintai keterangan," ulasnya.
Menurut Sugeng, ada sekitar 300 nasi kotak takjil gratis yang dibagikan ke masyarakat. Polisi berkoordinasi dengan sejumlah perangkat desa di Kecamatan Mayang untuk memantau warganya.
"Kita sudah koordinasi dengan para kades dan perangkat desa di Kecamatan Mayang untuk pemantauan perkembangan warganya. Sebab, takjil yang dibagikan ada sekitar 300 orang dan sasarannya adalah warga dan pengendara yang lewat di jalan itu," pungkasnya.(jum/bud)