UMBULREJO, Radar Jember - Masjid Baitun Na’im dibangun sejak 1921.
Konsep arsitektur pada bangunan ini cukup klasik dengan corak warna sederhana.
Namun, masjid tersebut masih eksis digunakan untuk kegiatan keagamaan sampai sekarang.
Masjid yang terletak di tengah perkampungan Desa Umbulrejo, Kecamatan Umbulsari, ini dulu pernah direnovasi pada tahun 1991 dan terakhir tahun 2020.
Sehingga di bangunan tersebut sudah mengalami pembaruan.
Namun, ornamen di dalam masjid masih mempertahankan nuansa klasik yang memilik perpaduan ukiran kaligrafi dan corak warna yang tidak terlalu mencolok sebagai penanda kemegahan.
Ketua takmir, Muhammad Kholik, menjelaskan bahwa pendirian Masjid Baitun Na'im pada tahun 1921 diprakarsai oleh tokoh masyarakat dan tokoh agama di desa itu.
Di antaranya ada Abdul Jabar, Abdul Fatah, Abdul Ghoni, dan Mat Karim.
Disebutkan, meski sudah direnovasi, struktur bangunan masjid tidak mengalami banyak perubahan.
Hanya ada penambah di teras depan masjid.
Kholik menyebut, masjid tersebut sejak didirikan juga menjadi pusat tempat anak belajar mengaji, setiap selesai salat Magrib.
"Kegiatan saat ini lebih ke pengajian dan latihan hadrah pemuda setempat," ucapnya.
Lebih lanjut, kegiatan latihan hadrah dilaksanakan rutin setiap malam Rabu dan malam Minggu.
"Biasanya malam Minggu pemuda keluyuran. Alhamdulillah, di sini bisa memanfaatkan masjid untuk latihan hadrah," pungkasnya. (mg2/c2/nur)
Editor : Radar Digital