Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Air Laut Pasang Disertai Angin, Banyak Warung di Pantai Payangan Ambulu Jember Rusak

Radar Digital • Kamis, 14 Maret 2024 | 17:08 WIB
KEMASUKAN SAMPAH: Pasangnya air laut yang besar pada Rabu (13/3/2024) mengakibatkan warung dipinggir pantai Payangan Dusun Watu Ulo, Desa Sumberejo, Kecamatan Ambulu rusak. (JUMAI/RJ)
KEMASUKAN SAMPAH: Pasangnya air laut yang besar pada Rabu (13/3/2024) mengakibatkan warung dipinggir pantai Payangan Dusun Watu Ulo, Desa Sumberejo, Kecamatan Ambulu rusak. (JUMAI/RJ)

JEMBER, RADARJEMBER.ID - Air laut pasang yang juga disertai angin kencang mengakibatkan banyak warung milik warga rusak.

Karena selain terjadi gelombang besar juga disertai angin cukup kencang dari arah utara pada Rabu (13/3/2024).

Air laut mulai pasang pada pukul 12.00 sampai dengan pukul 14.30.

Pasangnya air laut disertai angin cukup kencang dari arah utara. Sehingga air laut menerjang warung-warung yang berada dipinggir pantai.

Bukan hanya air laut yang masuk ke warung milik warga, tetapi sampah laut juga masuk ke dalam warung.

Tak hanya sampah macam dedaunan. Namun, sampah macam sterofom maupun ranting kayu juga ikut terbawa arus.

Menurut Hisam, warga sekitar, air laut mulai pasang pada pukul 12.00 hingga pukul 14.00 wib.

Besarnya gelombang air laut bersamaan dengan angin kencang dari utara.

Sehingga air laut masuk kewarung dipinggir pantai.

"Akibatnya ada beberapa warung yang mengalami kerusakan. Seperti penyangga patah, asbes dan terpal rusak akibat angin yang kencang," kata warga setempat.

Air laut meluber hingga ke tempat parkir dan kamar mandi. 

Kerusakan juga pada balok-balok kayu untuk pengaman warung.

Beruntung ketika gelombang besar anginnya dari arah utara. Sehingga air laut hanya menghantam beberapa warung dipinggiran saja.

"Kalau misalnya angin kencang dari arah barat, mungkin banyak rumah yang rusak akibat gelombang," imbuhnya.

Gelombang tinggi ini sebenarnya  cukup mendadak, biasanya gelombang besar terjadi pada bulan Desember hingga Januari.

"Tetapi gelombangnyang terjadi pada Rabu (13/3/2024) ini dibiling diluar dugaan. Beruntung aginnya dari arah utara, sehingga hanya kerusakan kecil saja yang menimpa warung dipinggir pantai," pungkasnya.(jum/bud).

Editor : Radar Digital
#Jember #Watu Ulo #pantai jember