RADARJEMBER.ID - Sementara ini Kabupaten Jember memiliki satu bandara yang melayani naik turunnya penumpang.
Yakni Bandara Notohadinegoro.
Bandara yang masih berada di bawah kewenangan Pemkab Jember itu berada Desa Wirowongso, Kecamatan Ajung, Jember ini sementara melayani pesawat rute Jember-Sumenep PP.
Meski begitu pesawat ke Sumenep tak setiap hari.
Hanya sepekan dua kali.
Sejarah dibangunnya bandara ini pada tahun 2003 silam.
Saat era pemerintahan bupati Samsul Hadi Siswoyo.
Pembangunan bandara itu menelan dana miliaran rupiah.
Total anggaran yang terserap dari APBD sebesar Rp 30 miliar.
Bandara ini diresmikan pada tahun 2005 dengan panjang landas pacu kala itu masih 1.200 meter.
Tahun 2008 silam, Bupati Jember MZA Djalal berusaha menghidupkan bandara notohadinegoro itu.
Dengan mencoba memberi layanan pesawat Jember-Surabaya PP, di Bandara Juanda Surabaya, di Sidoarjo.
Sehingga digunakan pesawat udara jenis turbo LET 410 milik maskapai Tri MG International yang melayani penerbangan Jember - Surabaya pp.
Namun penerbangan sewa/carter tersebut hanya mampu bertahan selama 3 bulan karena okupansi yang minim sebagai akibat promosi yang kurang dan daya beli masyarakat yang minim saat itu. (bud)
Editor : Radar Digital