Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Buntut Perseteruan PAN dan Gerindra, Bawaslu Jember Dituding Tebang Pilih Tangani Laporan Pelanggaran Pemilu

Radar Digital • Kamis, 7 Maret 2024 | 01:28 WIB

TUNTUT KEADILAN: Tim advokasi dan hukum DPW PAN Jatim, Habib Zaini, saat memberikan keterangan pers, di sela-sela forum mediasi pleno rekapitulasi kabupaten, di Aston Jember, Rabu (6/3).(MAULANA/RADAR
TUNTUT KEADILAN: Tim advokasi dan hukum DPW PAN Jatim, Habib Zaini, saat memberikan keterangan pers, di sela-sela forum mediasi pleno rekapitulasi kabupaten, di Aston Jember, Rabu (6/3).(MAULANA/RADAR
 

KALIWATES, Radar Jember - Dugaan kecurangan pemilu yang terjadi di Kecamatan Sumberbaru Jember seolah sulit reda.

Seusai KPU Jember memfasilitasi pleno rekapitulasi melalui forum mediasi untuk kecamatan Sumberbaru, secara bersamaan gelombang protes dari sejumlah parpol terus berlanjut.

Kini, giliran dari DPW Partai Amanat Nasional (PAN) Jawa Timur, memprotes pleno rekapitulasi KPU Jember, melalui Tim advokasi dan hukum DPW PAN Jatim, Habib Zaini.

"Kami melihat adanya ketidakadilan dan dugaan pelanggaran pemilu, berupa penggelembungan suara Partai Gerindra, dan penyusutan suara PAN, yang mencapai ribuan. Karena itu kami melayangkan protes dan hendak melaporkan ke Bawaslu," kata Habib, ditemui di sela-sela mediasi rekapitulasi, di Aston Jember, Rabu petang (6/3).

Berdasarkan data yang dikantonginya, Habib mengungkapkan banyak kecurangan yang dialami partainya, dan masif terjadi di semua desa di Kecamatan Sumberbaru.

Diantaranya di Desa Jamintoro, Karangbayat, Yosorati, Pringgowirawan, Gelang, Sumberagung, Jambesari, dan Desa Jatiroto.

"Kami ada buktinya, saat rekapitulasi ulang di Kecamatan Sumberbaru, namun sayangnya kami tidak diberikan kesempatan waktu untuk menunjukkan bukti itu," ujarnya.

Upaya tak terhenti di situ. Habib mengaku partainya berupaya membuat laporan ke Bawaslu Jember.

Namun tak membuahkan hasil lantaran laporan belum masuk dan belum diterima Bawaslu.

Dia bahkan mengaku laporannya sengaja diabaikan.

"Kami berupaya mengajukan laporan kami ke Bawaslu, namun sayangnya, Bawaslu seolah-olah tidak mau menerima. Kami bahkan kontak orang-orang Bawaslu juga tak direspon. Ayo penyelenggara pemilu, pemilu ini harus jurdil, bersih. Ada keberatan partai lain dilakukan pengusutan, tapi di partai kami (PAN), tidak dilakukan pengusutan, mengapa?" gerutunya.

Pihaknya memastikan bakal mengawal penuh suara partainya yang lenyap tersebut. Khususnya suara pada pemilihan DPR RI.

"Kami tidak mau tau urusan menang atau kalah, tapi kami menuntut keadilan akan berjalannya Pemilu ini. Kami sudah berupaya menyampaikan keberatan itu, namun tidak digubris, seolah-olah diabaikan. Mudah-mudahan beliau (KPU Bawaslu) pakek hati nurani, mari kita buka-bukaan biar fear," imbuh Habib.

Ketua Bawaslu Jember, Sanda Aditya Pradana, belum memberikan tanggapan perihal protes dari PAN, kepada wartawan.

Kendati telah dihubungi melalui sambungan telepon seluler maupun pesan WhatsApp.

Menanggapi tudingan itu, terpisah, Ketua DPC Partai Gerindra Jember Ahmad Halim, juga tak ingin berkomentar banyak.

Halim hanya memastikan bahwa keberatan itu harus disertakan data pembanding, berdasarkan C Plano atau C Hasil dengan D-1.

Mengingat, kata Halim, saat DPC Partai Gerindra Jember melaporkan kecurangan Caleg PAN ke Bawaslu, dia juga menyertakan data pembanding.

"Kalau kami yang melaporkan itu berdasarkan data sandingan, antara C Plano, C Hasil disandingkan dengan D awal. Lebih dari itu dikonfirmasi ke Bawaslu," pungkas Halim, dikonfirmasi Rabu petang (6/3).

Sementara itu, pantauan Jawa Pos Radar Jember di lokasi rekapitulasi, di Aston Jember, Rabu petang (6/3) pukul 13.45, sejumlah kotak plano hasil perolehan suara Kecamatan Sumberbaru mulai diangkut.

KPU sedianya akan melangsungkan rapat pleno pengesahan hasil rekapitulasi suara tingkat kabupaten, di hotel bintang empat tersebut, pada Rabu petang ini (6/3). (mau/bud)

Editor : Radar Digital
#Jember #KPU #Bawaslu #Gerindra #PAN