Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Cara Komunitas IPPDM di Jember yang Peduli dengan Salat Berjamaah di Masjid, Terapkan Sedekah Sayur Setelah Salat Subuh

Radar Digital • Kamis, 29 Februari 2024 | 15:00 WIB
ANTUSIAS: Kegiatan bagi-bagi sayur di Masjid Baiturrahman Dukuh Mencek, Sukorambi, ramai didatangi warga.(YULIO FA/RADAR JEMBER)
ANTUSIAS: Kegiatan bagi-bagi sayur di Masjid Baiturrahman Dukuh Mencek, Sukorambi, ramai didatangi warga.(YULIO FA/RADAR JEMBER)

DUKUH MENCEK, Radar Jember – Komunitas Ikatan Pemuda Pemudi Dukuh Mencek (IPPDM) ingin memberikan dampak nyata terhadap warga sekitar.

Didukung oleh kelompok Muslimat NU Dukuh Mencek, mereka menginisiasi kegiatan sedekah sayur.

YULIO FA, Dukuh Mencek – Radar Jember

KEGIATAN berbagi sayur biasa dilakukan di teras masjid, tepat setelah warga melaksanakan salat Subuh. Rencananya kegiatan ini akan dilakukan rutin tiap dua minggu sekali. Tak hanya di satu masjid.

Namun, bergilir di masjid-masjid lain di desa tersebut.

Ide itu muncul setelah melihat begitu sedikitnya warga yang datang ke masjid untuk melaksanakan salat berjamaah.

Hingga IPPDM melakukan berbagai kegiatan yang bertujuan untuk menggugah orang untuk salat berjamaah di masjid.

Termasuk pada waktu Subuh.

Anggota IPPDM, Amalinda Putri Sakinah, menjelaskan, kegiatan ini tidak dapat terlaksana jika hanya mengandalkan komunitas.

Ada peran besar dari kelompok Muslimat NU Dukuh Mencek, khususnya sosok Dahlia yang juga sebagai dosen di Universitas Islam Jember (UIJ).

“Kalau hanya IPPDM saja sulit buat terlaksana. Untungnya ada bantuan Bu Dahlia, dosen UIJ. Itu adalah sosok yang paling bersemangat dalam mendukung keberlangsungan kegiatan ini,” sebut mahasiswi yang biasa disapa Alin itu.

Alin menambahkan, pada awalnya hanya ada enam orang yang mau bergerak. Hal itu membuat Alin dan kelompoknya kewalahan.

Sebab, mereka harus membeli sayur dengan jumlah besar menggunakan motor.

Lalu, menata semuanya dalam waktu yang terbatas. “Waktu itu belinya masih pakai motor. Sampai masjid langsung diikat dan ditata,” ungkapnya.

Namun, saat ini banyak yang bersedia membantu kegiatan itu. Bahkan ada warga yang meminjamkan mobil untuk belanja sayur.

Bantuan tidak hanya datang dari warga Dukuh Mencek. Ada juga pedagang sayur di Pasar Tanjung yang turut serta membantu dengan menyedekahkan dagangannya.

Lambat laun, yang disedekahkan tidak hanya sayuran. Ada juga tahu, tempe, serta ikan.

Warga Dukuh Mencek selalu antusias menyambut kegiatan itu.

Mereka tertib mengantre untuk mendapat sayur yang dibagikan.

Tidak ada yang berebut ataupun berdesakan. (mg3/c2/dwi)

Editor : Radar Digital
#Jember #Masjid #Features #Komunitas