SUMBERSARI, Radar Jember - Pertarungan antarcalon anggota legislatif (caleg) di masing-masing daerah pemilihan (dapil) belum sepenuhnya selesai.
Ini karena rekapitulasi hasil suara terus berjalan.
Adanya politisi pendatang baru atau new comer ternyata cukup mengejutkan, karena meraup suara signifikan.
Bahkan, ada yang terpantau melebihi suara caleg petahana. Kondisi ini pun bisa menggusur kursi caleg incumbent.
Banyaknya wajah baru yang tampil dalam Pemilu 2024 di Jember ini tidak hanya mengancam satu atau dua calon petahana.
Akan tetapi, banyak yang terancam. Mengingat politisi baru dan lama sama-sama mengincar tiket untuk lolos ke parlemen Jember.
Dilansir dari hitung cepat laman resmi KPU, Kamis (22/2) pukul 16.00, perolehan suara yang masuk terhimpun sebanyak 4.705 dari total 7.706 tempat pemungutan suara (TPS) se-Jember atau 61,06 persen.
Banyak caleg baru yang berpotensi menggusur petahana. Terutama caleg baru yang berangkat dari parpol-parpol besar.
Di antaranya ada nama-nama seperti Hanan Kukuh R. dari Partai Gerindra yang maju di Dapil 3 dengan 5.035 suara. Sukarman, caleg PDIP untuk Dapil 3, dengan 2.582 suara.
Kemudian, Fuad Akhsan dari PKB, maju dari Dapil 5 dengan 7.235 suara, dan ada A. Syahri As Sidiqi, caleg Gerindra, yang maju dari Dapil 6 dengan perolehan 5.169 suara (selengkapnya baca grafis).
Komisioner KPU Kabupaten Jember Divisi Teknis Penyelenggaraan Pemilu Achmad Susanto mengungkapkan, proses rekapitulasi suara hari ini memang sedang berlangsung di tingkat kecamatan.
Sehingga perolehan suara dipastikan akan terus bergerak.
"Kalau terjadi perlambatan di rekapitulasi hari ini, itu wajar, karena semua harus benar-benar dipastikan perolehan suara itu sama dengan C plano," katanya.
Santo juga menguraikan proses rekapitulasi kecamatan itu akan berlanjut hingga tingkat kabupaten, sebagaimana tahapan yang ditentukan KPU pada 26 Februari 2024.
"Kalau di Jember sampai tanggal 26 Februari. Setelah dari kecamatan selesai semua, maka akan bergeser rekapitulasi di KPU Kabupaten Jember," pungkasnya. (mau/c2/nur)
Editor : Radar Digital