SUMBERSARI, Radar Jember – Proses rekapitulasi suara Pemilu 2024 di Jember sejauh ini terus berlangsung.
Terpantau dalam aplikasi hitung cepat KPU, per Kamis petang (22/2) kemarin, perolehan suara parpol-parpol peserta pemilu di Jember terus ada pergerakan.
Sejumlah parpol besar di Jember masih menunjukkan superioritasnya pada pemilu kali ini.
Tercatat, dua partai yang sedang bersaing ketat memperebutkan posisi jawara yakni PKB dan Partai Gerindra.
Dua partai yang sama-sama pengusung capres-cawapres ini cukup dominan dalam mendulang suara.
Per Kamis petang (22/2) kemarin, dalam hitung cepat KPU, PKB telah memperoleh 86.333 atau sekitar 17,7 persen.
Unggul di posisi kedua setelah Partai Gerindra dengan perolehan suara sementara 90.367 atau 18,5 persen.
Dominasi Partai Gerindra pada Pemilu 2024 di Jember ini sebelumnya telah diprediksi oleh Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Jember Ahmad Halim.
Menurut Halim, optimisme kemenangan itu sejak awal diprediksi, mengingat parpol besutan Prabowo Subianto ini juga terlibat langsung dalam pengusungan capres.
“Jadi, kami yakin Gerindra di Jember akan ada peningkatan yang signifikan, insyaallah,” katanya.
Halim juga mengutarakan bahwa pada Pemilu 2019, suara Partai Gerindra terbesar. Namun, kalah dalam perolehan kursi dengan PKB. Sehingga PKB yang kemudian tampil memenangkan posisi Ketua DPRD Jember.
Namun, untuk Pemilu 2024 ini, Halim juga meyakini posisi Gerindra bisa mengambil alih posisi Ketua DPRD. “Kalau posisi ketua dewan, insyaallah lah. Tunggu saja hasil rekapitulasi akhir nanti,” imbuh dia.
Sementara itu, Ketua DPC PKB Kabupaten Jember HM. Ayub Junaidi mengaku pihaknya hari ini sedang fokus pada pengawalan perolehan suara PKB.
“Untuk perolehan suara di kabupaten (Jember, Red), insyaallah mendekati target," katanya.
Meski dalam hitung cepat versi KPU hari ini posisi PKB berada di urutan kedua setelah Gerindra, Ayub cukup yakin PKB Jember akan kembali memegang palu dewan pada pemilu kali ini.
“Semua dapil akan terisi, nanti saja kita umumkan, jangan sekarang. Itu salah satu strategi," imbuhnya, disusul tawa. (mau/c2/nur)
Editor : Radar Digital