JEMBER, RADARJEMBER.ID - Warga yang tinggal di Dusun Krajan, Desa Kemuning Lor, kecamatan Arjasa, jember mendadak panik. Sebab, warga mengetahui ada kebakaran warung bakso milik Jhairiyah, warga setempat pada kamis (25/1/2024) pukul 11.00 Wib.
Dalam peristiwa tersebut, ada dua korban yang mengalami luka bakar.
Ini juga menjadi perhatian kepada warga yang sedang melakukan pergantian dari tabung kosong ke tabung yang baru.
"Karena tabung baru belum tentu aman, sehingga warga harus selalu hati-hati ketika hendak menggantinya dengan tabung baru. Di cek dulu apakah ada bau gas yang bocor atau sudah aman," kata AKP Agus Sutriyono Kapolsek Arjasa.
Menurut Agus, anggota piket reskrim menerima laporan kalau terjadi kebakaran di warung bakso kabut. Setelah anggota datang, ternyata dalam peristiwa tersebut ada dua korban yang mengalami luka bakar hingg cukup serius. Sehingga keduanya harus dilarikan ke IGD RSD dr Seobandi jember akibat luka bakar.
Keduanya korban yang dilarikan ke RSD dr Soebandi Jember itu masing-masing Abdul Latip, 52, dan Suhartono keduanya warga Dusun Krajan, Desa Kemuning Lor, Kecamatan Arjasa.
Untuk korban Abdul latip, mengalami luka bakar hingga 75 persen, sedangkan Suhartono, 52, juga mengalami luka bakar. Namun yang paling parah korban bernama Abdul Latip.
Sebelum terjadi kebakaran, Hosnia, 50, warga Dusun Krajan, Desa Kemuning Lor , Arjasa hendak mengganti tabung gas yang kosong.
Setelah setelah selesai mengganti tabung, ternyata tabung yang baru itu mengalami kebocoran. Sehingga Hosnia, meminta bantuan kepada korban atas nama Abdul Latip.
Saat Abdul Latip hendak membantu Hosnia, dan berusaha mematikan api dari kompor gas api sudah membesar.
Api yang muncul itu dari gas LPG 3 Kg yang bocor. Akibat kejadian itu korban mengalami,luka bakar cukup parah.
"Ketika korban bernama Abdul latif, mengalami luka terbakar, datang korban bernama Suhartono untuk membantunya. Namun korban juga tersembur api yang keluar dari kebocoran gas itu," pungkas kapolsek.(jum/bud).
Editor : Radar Digital