JEMBER, RADARJEMBER.ID - Pasca ambrolnya plafon ruang kelas 6-B SDN Mayang 01, Desa Mayang, kecamatan mayang, Jember langsung dibersihkan. Puluhan tenaga dari Dinas Pendidikan langsung membersihkan puing-puing reruntuhan plafon yang ambrol.
Beruntung saat ambrol pada malam hari sehingga tidak sampai ada korban jiwa, khususnya terhadap siswa kelas 6-B. Ambrolnya plafon tersebut, terpaksa siswa kelas 6-B dengan jumlah 28 siswa itu harus menempati ruang kelas kosong yang dijadikan aula.
Sehingga kegiatan belajar mengajar tetap berjalan, beruntung ada ruang kelas yang lebih. "Ruang kelas itu memang dijadikan aula sehingga masih bisa ditempati siswa. Sehingga dengan ambrolnya plafon tersebut tidak berpengaruh pada kegiatan belajar mengajar," kata Tri Hastuti Kepala SDN Mayang 01, Mayang, Jember kepada Jawa Pos Radar Jember.
“Sehari sebelum ambrol, ruang kelas masih digunakan untuk kbm seperti biasa. Karena memang tidak ada tanda-tanda kalau plafon itu mau ambrol. Bayangkan kalau pas ambrol disaat kbm, masih bersyukur saat ambrol dimalam hari. Ya dari 28 siswa kelas 6 B terpaksa menempati aula karena memang ada kelebihakn ruang kelas. Sehingga proses belajar mengajar tetap berlangsung,” pungkas Hastuti.(jum/bud)
Editor : Radar Digital