Gedung lima lantai yang berada di sisi timur di Jalan PB Sudirman memang lebih dikenal dengan eks Bank Harapan Sentosa (BHS). Pemkab Jember pada 2002 telah membeli bangunan yang mangkrak sejak 1996 itu dan sekarang namanya menjadi gedung Jember Nusantara.
Yohanes Setyo Hadi, sejarawan asal Puger pernah mengulas sejarah penempatan awalnya. Fakta sejarah yang didapatkannya dari peta Jember tahun 1922 menjelaskan gedung eks BHS dulunya adalah kantor Pengadilan Negeri (PN). Peta yang berasal dari National Library of Australia yang berbentuk digital itu memperlihatkan posisi gedung yang bisa dikenali saat ini. Tepatnya sebagai acuan posisi Alun-alun Jember. Tampak sebuah bangunan yang bertuliskan Post Kantoor yang merupakan kantor pos dan masih ada hingga kini. Sebelah baratnya gedung bertuliskan Afd Bank yang sekarang adalah BNI 46.
Barulah sebelah baratnya lagi ada gedung satu lantai bertuliskan Landraad. Sebuah Bahasa Belanda yang artinya PN. Semakin diperkuat dengan adanya Gevangenis atau penjara (Lapas). “Sekarang tetap ada. Lokasinya juga sama di peta itu,” ulas pengelola info sejarah Boemi Persada itu kepada Jawa Pos Radar Jember.
Dalam peta, model gedung Landraad seperti khas bangunan kolonial Belanda. Singkat cerita, dibangunlah gedung BHS pada 1996 dengan lima lantai. Terlihat cukup megah dan dilengkapi lift di dalamnya. Bertahun-tahun terbengkalai, lift tersebut tak berfungsi. Menjadi sarang berbagai hewan. Setelah dibeli oleh Pemkab Jember, pada Februari 2003 bangunan di atas tanah seluas 1800 meter persegi tersebut direnovasi. Sayangnya, sejak dibeli, meski sempat dipakai beberapa kali, namun gedung yang kini bernama Jember Nusantara itu minim manfaat. (sil/nur)
Editor : Radar Digital