JEMBER, RADARJEMBER.ID - Simpang empat atau dikenal dengan sebutan Perempatan Mangli, Kelurahan Mangli, Kecamatan Kaliwates, biasanya banyak pengendara masih saja melakukan pelanggaran.
Seperti masih menerobos saat lampu menyala kuning ke merah. Mereka bukannya mulai mengurangi laju kendaraan, tetapi biasanya malah tancap gas.
Seperti pengendara yang dari arah selatan di jalan Otista, Kelurahan Mangli, Kaliwates. Kebanyakan pengguna jalan dari arah Banyuwangi yang hendak ke Surabaya.
Bahkan pengendara yang dari arah selatan di jalan Otista berada di jalur sebelah kiri. Padahal kendaraan dari arah selatan berbelok kirin jalan terus.
Tetapi masih banyak pengguna jalan yang berhenti disisi barat di jalan Oto iskandar Dinata, Mangli. Sehingga juga memperpanjang antrian kendaraan yang dari arah selatan, sebab di depan sudah tertutup dengan kendaraan yang berhenti di sisi kiri (barat) dijalan Otista.
Memang ada pengguna jalan yang tertib yakni mengurangi laju kendaraan ketika lampu sudah mulai menyala kuning. Tetapi juga masih ada pengendara yang memaksa tancap gas hingga menerobos lampu merah.
Namun, simpang empat mangli itu situasinya cukup landai dan tidak macet bila didatangi petugas saja. "Sehingga tertibnya mengendari kendaraan ketika ada petugas saja. Seharusnya kalau pengguna jalan itu tertib tanpa ada petugas juga akan menjadi lancar. Jangan hanya tertib kalau ada petugas saja," kata Hadi, warga Mangli, Kaliwates.
Kasatlantas Polres Jember AKP Ahmad Fahmi Adiatma mengatakan, masih banyak sopir yang melanggar rambu yakni traffig light, tetap melanjutkan saat lampu sudah menyala kuning.
Seharusnya bila sudah warna kuning harus hati-hati, tetapi masih ada sopir yang terus. Sehingga ketika terjebak itu yang bikin jalan jadi macet. Untuk itu pihaknya langsung menerjunkan anggota Polantas disaat jam-jam pulang kerja.
"Apalagi simpang empat mangli itu banyak pengguna jalan yang dari luar kota. Ayo tertib saat berkendara, jangan hanya tertib ketika ada petugas saja. Karena kalau semua pengguna jalan tertib, maka tidak akan terjadi kemacetan khususnya disimpang Mangli," pungkasnya.(jum/bud).
Editor : Radar Digital