Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

MAHASISWA JEMBER WAJIB TAHU INI, Generasi Stroberi Memiliki Kekuatan Spesial

Radar Digital • Minggu, 31 Desember 2023 | 01:55 WIB
Dosen Program Studi Psikologi Universitas Muhammadiyah (Unmuh) Jember Januariya Laili
Dosen Program Studi Psikologi Universitas Muhammadiyah (Unmuh) Jember Januariya Laili

SUMBERSARI, Radar Jember – Generasi stroberi (strawberry generation) merupakan istilah yang ditunjukkan untuk generasi saat ini yang penuh dengan kreativitas, tetapi mereka mudah menyerah dan mudah sakit hati. Sesuai dengan penganalogian buah strawberry yang tampak indah dari luar, tetapi jika ditekan akan mudah sekali hancur.

Dosen Program Studi Psikologi Universitas Muhammadiyah (Unmuh) Jember Januariya Laili menyampaikan, setiap generasi pasti memiliki sisi positif dan negatifnya. Termasuk generasi stroberi saat ini. Sayangnya, masyarakat lebih fokus pada sisi negatif dari generasi stroberi. Padahal jika diamati secara objektif, generasi stroberi memiliki berbagai kekuatan spesial.

Salah satu contohnya, generasi stroberi melakukan berbagai kegiatan sesuai dengan passion-nya. Mereka beranggapan uang tidak lagi menjadi tujuan tunggal, sehingga mereka dalam melakukan pekerjaan, mereka bekerja dengan jiwanya.

Selain itu, generasi stroberi lahir dan tumbuh dengan teknologi yang begitu canggih seperti sekarang. “Jadi, dalam menggunakan teknologi terbaru, mereka (generasi stroberi, Red) tidak akan memiliki kendala dan justru memanfaatkan teknologi tersebut untuk mempermudah kehidupannya,” jelas dosen psikologi tersebut.

Banyak cara yang bisa dilakukan untuk mengarahkan generasi stroberi ke hal yang positif. Salah satunya dengan mengajaknya memahami jati diri seutuhnya. Jadi, mereka akan benar-benar tahu siapa dirinya dan tidak ikut-ikutan gaya hidup kemewahan seperti di media sosial. “Nah, itu tidak bisa dilakukan satu jam dua jam, tapi mereka harus diajak berdialog untuk memahami konsekuensi dari segala tindakan mereka,” tuturnya.

Selain itu, cara lain yang bisa dilakukan yakni dengan edukasi melalui media sosial. Saat ini banyak sekali figur-figur inspiratif yang memberikan edukasi melalui channel Youtube, Instagram, dan media sosial lainnya. “Melalui edukasi tersebut mereka dapat memahami diri sendiri dan tahu tindakan apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan oleh mereka,” ucapnya.

Januariya berharap, stigma negatif yang melekat pada generasi stroberi dapat perlahan berubah menjadi stigma positif. Sehingga para generasi stroberi dapat mengembangkan potensi mereka pada hal-hal positif dan tidak mudah putus ada. Setidaknya generasi stroberi bisa terhindar dari tindakan menyakiti diri sendiri. (cad/c2/dwi)

Editor : Radar Digital
#Jember #generasi #mahasiswa jember #milenial