SUKOWONO, RADARJEMBER.ID - Calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 03, Mahfud MD, kembali melakukan safari politik ke Kabupaten Jember. Tepatnya di Pondok Pesantren (Ponpes) Nurul Qarnain di Desa Baletbaru, Kecamatan Sukowono Jember, Kamis malam (22/12).
Dalam lawatannya, Mahfud tiba di pesantren asuhan KH. Yazid Karimullah itu sekitar pukul 19.00. Dia kemudian bertemu dengan relawan dan para simpatisannya, serta para santri. Bahkan Mahfud juga bermalam di pesantren tersebut.
Mahfud mengaku merindukan suasana tidur di pesantren, karena mengingatkan dirinya kala masih menjadi santri. "Malam ini sengaja saya menginap di pondok pesantren ini (Nurul Qarnain). Saya ingin bernostalgia, tidur di pesantren," kata Mahfud, saat memberikan sambutan, malam itu (28/12).
Cawapres yang berpasangan dengan Capres Ganjar Pranowo ini juga membagikan pengalamannya selama masih nyantri atau menjadi santri. Tepatnya medio tahun 1968-1969 silam, Mahfud mengaku saat itu masih duduk di bangku SMP.
"Dulu tahun 68 dan 69, saya tidur di pesantren waktu masih SMP, saya ikut srakalan (tradisi selamatan di desa/ di pesantren), tiap malam Selasa dan Malam Jumat, dan kebetulan di sini pas malam Jumat. Memang terasa sejuk tidur di pesantren, saya terimakasih kepada Kiai Yazid Karimullah yang telah menyediakan tempat," kata Mahfud.
Di kesempatan yang sama saat itu, Mahfud juga mengikuti sejumlah kegiatan di pesantren tersebut. Selain menyampaikan beberapa visi-misinya dalam pencapresan di 2024 nanti, Mahfud berdialog dengan para santri, alumni, serta para relawan dan pendukung Ganjar - Mahfud yang datang saat itu.
"Ada banyak hal dan cerita bagaimana saya diusung jadi cawapres. Kira-kira sebulan sebelum saya jadi cawapres, saya juga ke sini (Pesantren Nurul Qarnain Jember) dan ke Pesantrennya Kiai Muqiet Arif (Al Falah Silo Jember)," imbuh Menkopolhukam RI itu.
Sehari sebelum safari ke Jember itu, Mahfud sempat mengunjungi beberapa pesantren di Sidoarjo dan Lumajang. Dan setelah dari Jember, keesokan harinya Mahfud kembali melanjutkan safari politiknya ke beberapa pesantren di Banyuwangi pada Jumat (29/12). (mau/bud)
Editor : Radar Digital