MOJOMULYO, Radar Jember – Pengunjung tempat wisata Pantai Cemara di Dusun Getem, Desa Mojomulyo, Kecamatan Puger, cukup banyak. Bahkan, selama liburan ini banyak anak-anak yang mandi di muara sungai atau pinggir pantai. Agar musibah anak atau orang tenggelam tidak terjadi, selayaknya lebih waspada.
Musibah orang tenggelam saat berwisata sudah terjadi di sungai Bondowoso. Meski pantai berbeda dengan sungai, namun bahayanya nyaris sama. Orang bisa tenggelam kapan saja. Oleh sebab itu, wisatawan diharapkan lebih berhati-hati.
Seperti biasa, pengunjung yang datang ke pantai itu biasanya langsung mandi. Bahkan, ada yang mandi di pinggir pantai meskipun ombaknya cukup besar. Tetapi, ada pula yang mandi di muara sungai, seperti yang dilakukan anak-anak.
Kasat Polair Polres Jember AKP Hari Pamuji menyampaikan, para orang tua selayaknya mengawasi putra-putrinya. “Ketika anaknya sedang asik mandi, orang tuanya menunggu di pinggir sampai bermain HP. Kadang anaknya tidak tahu saat mandi dengan anak orang lain di muara sungai. Kami imbau, orang tua harus tetap menjaga putra-putrinya yang mandi,” jelasnya.
Menurutnya, pada saat anak mandi, orang tua bisa saja lengah. “Mandi di muara sungai itu juga berbahaya, karena ada yang cukup dalam. Ketika anak lengah dan orang tua lengah, bisa saja anak masuk ke muara yang dalam. Di tempat itu sering memakan korban jiwa,” jelasnya. Untuk itu, pengawasan orang tua harus dilakukan secara melekat, agar tujuan berwisata tidak berubah menjadi petaka.
Selama libur Natal dan Tahun Baru 2024, warga harus tetap waspada. Ini tidak hanya berlaku di Pantai Cemara, tapi juga di pantai lain. Seperti di Pantai Payangan dan Watu Ulo, Kecamatan Ambulu; Pantai Papuma, Desa Lojejer, Kecamatan Wuluhan; dan Pantai Cemara, Pantai Pancer, Kecamatan Puger. “Ayo tetap utamakan keselamatan saat berwisata bersama keluarga. Tetap awasi putra-putrinya saat mandi di laut,” imbau Hari Pamuji. (jum/c2/nur)
Editor : Radar Digital