Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Universitas Jember Terus Perkuat Jaringan Peneliti Lintas Benua

Radar Digital • Minggu, 26 November 2023 | 23:17 WIB
BERJEJARING: Presiden FANRes Prof Yuli Witono (kedua dari kiri) bersama para peneliti dari kampus manca negara dalam International Conference of Food, Agriculture and Natural Resource (IC-FANRes) ke 8
BERJEJARING: Presiden FANRes Prof Yuli Witono (kedua dari kiri) bersama para peneliti dari kampus manca negara dalam International Conference of Food, Agriculture and Natural Resource (IC-FANRes) ke 8

SUMBERSARI, Radar Jember - Pertanian berkelanjutan atau sustainable agriculture tak dapat berdiri sendiri. Ada berbagai macam disiplin ilmu yang melengkapi keberadaannya. Termasuk dunia industri. Setidaknya itulah yang mendasari International Conference of Food, Agriculture and Natural Resource (IC-FANRes) ke 8 dan IC of Sustainable Industrial Agriculture (IC-SIA) ke 2 yang digelar di Universitas Jember (Unej) pada 24 hingga 25 November.

Presiden FANRes Prof Yuli Witono menjelaskan, agenda tersebut tak hanya sebatas diikuti para peneliti di bidang pertanian saja. Ada berbagai multidisiplin ilmu, mulai dari teknologi hasil pertanian, agroteknologi, agribisnis, teknik, hingga bidang teknologi atau digital farming. Multi partisi pun juga ikut di dalamnya. Yakni kolaborasi bersama industri dan swasta.

Konferensi internasional tersebut diikuti oleh kampus dari berbagai manca negara. Khususnya yang tergabung dalam keanggotaan FANRes. “Dari lintas negara bahkan benua, Amerika sampai Australia,” sebut dosen Fakultas Teknologi Pertanian itu kepada Jawa Pos Radar Jember di sela konferensi di Auditorium Kampus Tegalboto, pagi kemarin (25/11).

Sebanyak 120 presenter dan peserta mengikuti konferensi yang diselenggarakan secara hybrid itu. Peneliti Indonesia, Jepang, Korea, Australia, Amerika Serikat, Thailand, hingga Malaysia memaparkan hasil temuannya. “Kita memperkuat kolaborasi ini agar dalam menyelesaikan persoalan yang terkait dengan pertanian ketahanan pangan dan eksplorasi sumber daya alam khususnya sumber daya hayati yang mensupport pertanian dan ketersediaan pangan,” papar Ketua LP2M Unej itu.

Berbagai macam hasil riset dipaparkan secara terbuka dalam konferensi tahunan itu. Ide gagasan disampaikan dan mendapatkan sejumlah respons dari para audien baik dosen maupun mahasiswa. Paparan hasil penelitian itu diharapkan mampu membuka cakrawala pengetahuan satu sama lainnya.

Selain luaran dalam bentuk publikasi jurnal ilmiah, ada banyak sisi manfaat dari konferensi itu. Prof Yuli mengutarakan, atmosfer akademik berupa sharing knowledge akan terjadi antar peneliti dan pakar. Menggandeng industri sebagai bagian dari penerapan bidang ilmu dan riset. “Kebaruan-kebaruan perkembangan teknologi terkini di dunia yang berkaitan dengan penelitian bidang pangan atau pertanian itu sampai mana dipaparkan di sini,” terangnya.

Dalam kesempatan opening ceremony pada Jumat (24/11), juga diadakan pemaparan hasil riset oleh welcome presenter oleh President of Prefectural University of Hiroshima Jepang Prof Tsutomu Morinaga dan Vice President Hankyong National University Korea Selatan Prof Tae Wan Kim. (sil)

Editor : Radar Digital
#Jember #Universitas Jember #UNEJ