Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Banyak Pahlawan Tak Tertulis Disemayamkan di TMP Mayang Jember

Alvioniza • Senin, 6 November 2023 | 20:45 WIB
TEMPAT TERAKHIR: TMP Mayang yang berisi pemakaman pejuang kemerdekaan. HILMI LUKMAN BASKORO/RADAR JEMBER
TEMPAT TERAKHIR: TMP Mayang yang berisi pemakaman pejuang kemerdekaan. HILMI LUKMAN BASKORO/RADAR JEMBER

JEMBER, RADARJEMBER.ID– Sebagian dari pahlawan pejuang kemerdekaan Indonesia tidak diketahui namanya. Hal ini terjadi disebabkan tidak adanya identitas yang jelas dari para pahlawan yang gugur. Sehingga tidak tercantum nama pahlawan di makamnya. Seperti yang terjadi di TMP Mayang, Kecamatan Mayang, Jember.

Dari jumlah total 76 makam yang ada di TMP Mayang, hanya lima makam yang nama pahlawannya tertulis. Itu pun tulisannya telah pudar, sehingga hanya tersisa tiga makam yang tulisan di batu nisannya dapat dibaca.

Erpan Sahar, penanggung jawab TMP Mayang, menjelaskan bahwa dia hanya mengetahui tiga nama pahlawan di TMP tersebut. “Saya pernah ngorek-ngorek batu nisan dan yang bisa dibaca itu cuma ada tiga. Tapi saya enggak tahu pangkatnya. Sebenarnya pangkatnya itu ada,” ucapnya.

Ketiga nama itu, tambah Erpan yang bekerja sebagai tenaga honorer Koramil Mayang, yakni Abdul Kadir, Wareng, dan Abdullah. Sementara, petugas TMP Mayang, Suleiha, juga mengaku tidak mengetahui pahlawan yang namanya pudar tersebut.

Sudah sejak tahun 2008 Erpan menjadi penanggung jawab TMP Mayang. Dia menjelaskan, sejak awal dia menjabat memang tidak ada data atau arsip yang memuat nama-nama pahlawan di TMP Mayang. Dia sudah pernah menanyakan itu ke pihak Kecamatan Mayang. Tetapi, di kecamatan bahkan memuat data yang salah. “Padahal 76. Di kecamatan itu malah ada 79 makam. Terus data namanya itu memang tidak ada,” ujarnya.

Erpan juga menjelaskan bahwa terdapat sepuluh pahlawan dari kalangan angkatan bersenjata. “Sisanya itu pejuang rakyat yang tidak dikenal. Dulu di batu nisannya cuma ada nomor saja,” ungkap Erpan.

Erpan menambahkan, sebagian besar pahlawan di TMP Mayang merupakan bala tentara dari Letkol Sroedji. “Dulu itu dimakamkan di Karang Kedawung. Terus dipindahkan. Ada yang ke Mayang, ada yang ke TMP yang di Patrang itu,” tambah Erpan. Sampai saat ini hanya ada dua makam pahlawan yang rutin didatangi oleh keturunannya. “Itu keturunannya Pak Wareng dari Pakusari sama Pak Abdullah dari Karang Kedawung. Biasanya datang waktu Jumat Legi. Kalau yang lainnya enggak pernah,” pungkasnya.

Perlu diketahui juga, TMP Mayang memiliki luas mencapai sekitar 600 meter persegi. TMP Mayang menempati posisi kelima dengan jumlah makam terbanyak di Kabupaten Jember. Bangunan gapuranya tidak pernah berubah dari awal pembangunan. “Cuma setahun sekali aja dicat. Lebih seringnya waktu 17 Agustus,” ucap Erpan. Dia juga menambahkan, ada kemungkinan adanya veteran baru yang akan dimakamkan di TMP itu. (mg1/c2/dwi)

 

Editor : Alvioniza
#Jember #Pahlawan #tmp