Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Pencarian Dua Nelayan Puger Jember yang Hilang Kontak  Empat Hari Terkendala Kabut Tebal

Radar Digital • Rabu, 11 Oktober 2023 | 18:40 WIB
BERKABUT: Warga saat melihat kondisi Plawangan, Puger, kemarin (10/10). Tim SAR gabungan juga melakukan pencarian terhadap dua nelayan yang hilang kontak.
BERKABUT: Warga saat melihat kondisi Plawangan, Puger, kemarin (10/10). Tim SAR gabungan juga melakukan pencarian terhadap dua nelayan yang hilang kontak.

PUGER KULON, Radar Jember - Dua nelayan asal Puger yang hilang kontak sejak Sabtu (7/10) hingga kemarin (10/10) tak kunjung ditemukan. Saat ini tim SAR gabungan yang terdiri atas Polairud, TNI AL, Badan SAR Nasional (Basarnas) Jember, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) terus melakukan pencarian.

Kedua nelayan yang hilang kontak itu bernama Ebith Jefriyan, 42, nakhoda atau pemilik jukung, warga asal Desa Puger Kulon, Kecamatan Puger; dan Agus, 30, anak buah kapal (ABK), warga asal Desa Puger Wetan, Kecamatan Puger. Diketahui, dua nelayan itu berangkat melaut pada Jumat (6/10) pukul 11.30. Namun, hingga Sabtu (7/10) pukul 22.45 mulai tidak ada kontak sama sekali. Padahal seharusnya dua nelayan itu telah pulang. “Biasanya nelayan kalau berangkatnya Jumat, Sabtu sudah kembali. Namun, saat dihubungi keduanya tidak nyambung,” kata Sulistyowati, keluarga nelayan tersebut.

Berangkat dari sana, Sulistyowati akhirnya melaporkan ke Pos Satpolair Polres Jember di Puger. Tim SAR gabungan melakukan pencarian dua nelayan dengan jukung bernama “Rumput Selatan” itu hingga ke tengah laut.

Kasat Polair Polres Jember di Puger AKP Hari Pamuji mengatakan, kedua nelayan bersama jukungnya belum bisa dihubungi dan belum ditemukan. Kendala yang dihadapi oleh tim SAR gabungan adalah saat pagi di perairan Puger terjadi kabut. “Kami juga menyisir daerah pantai,” ucapnya.

Hari mengimbau, karena kondisi masih berkabut, nelayan yang berangkat melaut hendaknya lebih berhati-hati. Sebab, ketika mau pulang ataupun berangkat melaut, pandangan ke Plawangan terganggu. (jum/c2/dwi)

Editor : Radar Digital
#Nelayan Hilang #berkabut