JEMBER,RADARJEMBER.ID – Sepanjang plengsengan sungai Besini, Desa Puger Kulon, Kecamatan Puger, Jember terlihat puluhan warung didirikan. Puluhan warung itu berjejer sepanjang plengsengan sungai menuju Pancer Puger, Jember.
Pantauan Jawa Pos Radar Jember di lokasi, plengsengan di sepanjang sungai itu hanya beralaskan batu putih yang ditata. Tanpa ada penguat, semacam semen cor. Sehingga, bila nantinya ada salah satu pasangan batu itu ambrol, tentu akan membahayakan, bangunan warung bambu itu untuk ambruk.
Sementara itu Kepala Desa Puger Kulon, Nur Hasan menjelaskan, pihaknya juga sudah tak memberikan izin pendirian bangunan warung itu di sepanjang plengsengan sungai.
"Tetapi setelah ada pelebaran jalan, dan jalan itu diaspal, mulai muncul satu warung. Namun, beberapa kemudian berdiri warung lain yang didirikan diatas plengsengan. Padahal diatas plengsengan sungai itu diatasnya tidak boleh ada bangunan," katanya.
Bahkan, Pemerintahan Desa (Pemdes) Puger Kulon beberapa pekan lalu sudah melakukan pemotongan pohon peneduh disepanjang jalan menuju pancer. Karena setelah pohon itu besar, malah dimanfaatkan untuk mendirikan warung dan memarkir kendaraannya.
“Yang jelas saya tidak pernah memberi izin untuk mendrikan warung disepanjang plengsengan disungai Besini, Desa Puger Kulon," pungkas Kepala Desa.(jum/bud)
Editor : Radar Digital