Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Bangunan Gedung Empat Lantai RSD Soebandi dan Asrama Haji di Jember Akan Tetap Mangkrak 

Radar Digital • Selasa, 10 Oktober 2023 | 17:00 WIB

 

TAK TERURUS: Bangunan gedung empat lantai RSD dr Soebandi Patrang ini menjadi potret proyek fisik yang mandek.
TAK TERURUS: Bangunan gedung empat lantai RSD dr Soebandi Patrang ini menjadi potret proyek fisik yang mandek.

PATRANG, Radar Jember – Pada akhir tahun 2022 hingga awal 2023, Pemkab Jember melakukan berbagai pembangunan infrastruktur dan sukses. Namun demikian, catatan lama tentang warisan bangunan yang gagal diselesaikan perlu dibuka lagi agar tidak terbengkalai. Seperti bangunan gedung empat lantai RSD Soebandi di Kecamatan Patrang dan Asrama Haji Jember di sekitar kawasan Jember Sport Garden (JSG), Kecamatan Ajung, yang saat ini menjadi monumen.

Seperti diketahui, Pemkab Jember sukses melakukan pengaspalan jalan menggunakan anggaran tahun jamak sekitar 1.000 kilometer. Selain itu, melakukan pemasangan penerangan jalan umum (PJU) dan pembangunan jembatan di desa-desa yang tersebar di sejumlah kecamatan.

Bupati Jember Hendy Siswanto menyampaikan, pembangunan infrastruktur selayaknya memiliki tujuan dan semangat untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, setiap pembangunan infrastruktur harus memperhatikan konektivitas antarwilayah. "Untuk mewujudkannya itu, akan kami perhatikan dan laksanakan, sambil dilakukan upaya-upaya meningkatkan iklim investasi," tutur Hendy dalam paripurna bersama DPRD Jember.

Dikatakan, sepanjang tahun 2023, bidang infrastruktur memang menjadi perhatian. Hendy menyebut, jalan kabupaten yang menjadi kewenangan Pemkab Jember sudah dalam kondisi mantap sebesar 90 persen, dari panjang jalan Kabupaten Jember yang seluruhnya 2.695,752 kilometer.

Bahkan saat di APBD 2024 nanti, bidang infrastruktur jalan itu sepertinya akan terus menjadi perhatian Hendy. "Kalaupun masih terdapat konektivitas jalan yang belum tertangani, maka akan menjadi prioritas penganggaran di tahun berikutnya," imbuhnya, dalam paripurna di dewan, dua pekan lalu.

Tak hanya jalan, perbaikan juga menyentuh gedung-gedung sekolah pada APBD awal. Saat ini proses pelaksanaan pekerjaan di lapangan. Sebagian sudah masuk tahapan proses lelang serta pemilihan pihak ketiga. "Tentunya ditargetkan awal atau pertengahan bulan Desember selesai pelaksanaan," jelasnya.

Meski begitu, Hendy tak sedikit pun menguraikan mengenai kondisi proyek fisik pemda warisan kepemimpinan masa lalu yang mangkrak tersebut. Akibatnya, gedung empat lantai di RSD Soebandi akan tetap mangkrak dan bangunan asrama haji akan tetap menjadi monumen kegagalan sebuah proyek.

Sementara, di sisi lain, persoalan infrastruktur itu sempat disorot oleh fraksi-fraksi dalam kesempatan paripurna di DPRD Jember. Di antaranya datang dari Fraksi PKB dan Fraksi PDIP. Kedua fraksi ini sempat meminta pemda agar pembangunan infrastruktur itu memperhatikan konektivitas antarwilayah dan meminta agar ada skala prioritas pembangunan infrastruktur. Seperti perbaikan gedung sekolah yang berkaitan dengan kebutuhan siswa setiap hari. (mau/c2/nur)

Editor : Radar Digital
#asrama haji #RSD Soebandi