Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

AFK Jember Respons Serius Kerusuhan Fakultas Syariah UIN KHAS vs Teknik Unej pada Kompetisi Futsal Sisfo Cup

Radar Digital • Selasa, 3 Oktober 2023 | 19:00 WIB
KLARIFIKASI: Pengurus Asosiasi Futsal Kabupaten Jember melakukan klarifikasi kericuhan laga futsal terhadap panitia penyelenggara Sisfo Cup di GOR PKPSO Kaliwates, Minggu (1/10).
KLARIFIKASI: Pengurus Asosiasi Futsal Kabupaten Jember melakukan klarifikasi kericuhan laga futsal terhadap panitia penyelenggara Sisfo Cup di GOR PKPSO Kaliwates, Minggu (1/10).

KALIWATES, Radar Jember - Kompetisi futsal Sisfo Cup 2023 diwarnai insiden kerusuhan di GOR PKPSO Kaliwates, Jember, pada Sabtu malam (30/9). Kerusuhan itu terjadi saat laga tim Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember berhadapan dengan Fakultas Teknik Universitas Jember (Unej). Hal ini membuat pertandingan sempat dihentikan sekitar sepuluh menit.

Informasi yang dihimpun, kerusuhan ini awalnya dipicu oleh salah satu pemain Fakultas Syariah UIN KHAS yang melakukan pelanggaran pada pemain Fakultas Teknik Unej. Hal itu membuat pemain lain bersitegang dan ada pertengkaran antara kedua tim. Wasit pun mengganjar kedua pemain yang terlibat itu dengan kartu merah. Permainan pun berlanjut. Skor akhir 3-0 untuk kemenangan Fakultas Syariah UIN KHAS.

Ternyata, kejadian itu menyulut emosi para suporter. Pendukung tim Teknik Unej tidak terima dan akhirnya turun ke lapangan untuk menyerang lawan. Video kerusuhan itu pun tersebar dan ramai dibahas. “Pertengkaran itu memicu suporter ikut turun. Mungkin tersulut emosi. Tetapi, sudah tertangani oleh pihak keamanan TNI/Polri yang ikut mengondisikan,” kata Ketua Sisfo Cup 2023 M. Ilham Yahya.

Kerusuhan ini juga mendapat respons serius dari Asosiasi Futsal Kabupaten (AFK) Jember. Sekretaris AFK Jember Yoga Deni menerangkan, pihaknya langsung melakukan klarifikasi atas kerusuhan dan video viral tersebut. Pihaknya mendatangi panitia Sisfo Cup di GOR PKPSO Kaliwates, Minggu (1/10). “Sudah kami datangi dan meminta keterangan mereka. Bukti dan keterangan itu kami kumpulkan untuk menentukan langkah selanjutnya,” terangnya kepada Jawa Pos Radar Jember, kemarin (2/10).

Hasilnya, lanjut Yoga, didapati bahwa kerusuhan yang tersorot itu terjadi dari pihak suporter Teknik Unej. Itu dipicu kekalahan timnya sekaligus insiden pelanggaran sebelumnya. Meski demikian, kerusuhan tidak membesar dan dapat terselesaikan, sehingga pihaknya tidak memberikan sanksi berat atas kejadian tersebut.

“Pemain yang terlibat sudah dikartu merah. Kalau sanksi berat untuk suporter, tidak ada. Karena tim mereka kalah. Misal tim dari suporter yang rusuh itu menang dan lanjut babak 16 besar, maka kami bisa memberikan sanksi berupa diskualifikasi atau larangan ikut event futsal selama dua tahun,” jelasnya.  AFK juga sudah mengimbau agar pertandingan selanjutnya tidak terjadi insiden serupa. (kin/c2/dwi)

Editor : Radar Digital
#kerusuhan #Futsal