Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Bupati : Ruang Fiskal APBD Sangat Tidak Memungkinkan untuk Pengalokasian Bantuan Pembangunan RSNU Jember

Radar Digital • Selasa, 3 Oktober 2023 | 17:40 WIB

 

KAPAN BEROPERASI?: Gedung Klinik NU Jember, di Kelurahan Antirogo, Kecamatan Sumbersari, belum dioperasikan untuk melayani pasien.
KAPAN BEROPERASI?: Gedung Klinik NU Jember, di Kelurahan Antirogo, Kecamatan Sumbersari, belum dioperasikan untuk melayani pasien.

SUMBERSARI, Radar Jember – Klinik atau Rumah Sakit Nadhlatul Ulama (RSNU) Jember di Kelurahan Antirogo, Kecamatan Sumbersari belum beroperasi hingga kemarin. Problem finansial ditengarai menjadi musababnya.

Jika bisa beroperasi, klinik ini akan menjadi salah satu fasilitas kesehatan alternative untuk warga Jember. Selain itu, juga dapat menyerap tenaga kerja dan membantu penyediaan layanan kesehatan dasar untuk warga. Sayangnya sejak peletakan batu pertama pada 18 Mei 2022, klinik ini itu hingga kini belum beroperasi.

Wakil rakyat di parlemen Jember sempat mendesak pemda untuk segera membantu pembangunan RSNU itu, agar tahun depan bisa segera beroperasi. Namun, cekaknya ruang fiskal APBD Jember, membuat suntikan bantuan ke RSNU dipastikan nihil tahun ini. "Memang di tahun 2022 kemarin kita berusaha untuk membantu pembangunan RSNU, namun begitu memasuki tahun anggaran 2023, kami melakukan banyak pengendalian anggaran," papar Bupati Jember Hendy Siswanto, ditemui di sela-sela paripurna di DPRD Jember.

Pada 26 September lalu, bupati menjelaskan pembahasan Perubahan APBD 2023, ruang fiskal APBD sangat tidak memungkinkan untuk pengalokasian bantuan. Terlebih, banyak kebutuhan belanja yang wajib dipenuhi pemda. Sehingga pemda banyak melakukan pengendalian anggaran. "Kita harus melakukan penyesuaian-penyesuaian, jadi rencana kita tertunda, yang untuk memberikan bantuan ke tempat-tempat ibadah, termasuk ke RSNU tersebut," katanya.

Meski begitu, pemerintah daerah bakal menimbang lagi kekuatan anggaran di APBD 2024 nanti untuk rencana bantuan ke RSNU tersebut. "Kita tetap berkomitmen, mudah-mudahan bisa menyisihkan di tahun 2024 nanti untuk membantu, meski hanya sebagian, kita akan mendetailkan kembali kemampuan anggarannya nanti," jelasnya.

Hendy mengakui Kabupaten Jember masih memerlukan sekitar 4 sampai 5 rumah sakit baru lagi, untuk memenuhi keterisian kamar rumah sakit atau bed occupation rate (BOR) yang baru mencapai 46,1 persen. "Kita juga memikirkan kebutuhan dokter yang juga harus ditambah. Karena adanya rumah sakit baru ini juga harus diimbangi dengan ketersediaan dokter juga, dan ketersediaan kamar," imbuhnya. Perlu diketahui, pada saat paripurna, Partai Gerindra dan Nasdem sempat menagih janji pemda untuk suntikan bantuan pembangunan RSNU Jember.

Ketua Fraksi Partai Nasdem DPRD Jember David Handoko Seto menyebut, peletakan batu pertama pembangunan RSNU Jember yang diikuti bupati itu dianggapnya sebagai bentuk komitmen dan janji bupati. "Sehingga peletakan batu pertama itu tidak menjadi peletakan batu terakhir," paparnya.

Meski tidak bisa dialokasikan di tahun ini, Nasdem juga mengingatkan bupati agar mengalokasikan bantuan itu pada APBD tahun 2024. "Kami mengingatkan kembali kepada bupati dan wakil bupati untuk benar-benar serius mengalokasikan anggaran pembangunan RSNU. Karena itu sebagai komitmen dan janji bupati," imbuhnya.

Partai Gerindra yang tergabung dalam Fraksi Gerakan Indonesia Berkarya (GIB) DPRD Jember juga sempat mendesak pemda agar membantu pembangunan RSNU Jember. GIB memandang perlu, sebab pembangunan RSNU dinilai masih sangat membutuhkan perluasan dan pembebasan lahan.

Selain itu juga pengadaan alat kesehatan, ruang rawat inap dan tempat instalasi limbah medis maupun lainnya. "Kami sangat berharap Pemkab Jember memberikan support dan bantuan atas kebutuhan pembangunan RSNU, agar segera bisa dimanfaatkan untuk kepentingan rakyat," pinta Juru Bicara Fraksi GIB, Reza Fatony Amanullah, saat paripurna di dewan. (mau/nur)

Editor : Radar Digital
#Pemkab Jember #RSNU