Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Kemacetan di Jalan Jawa Jember Semakin Parah di Sore Hari, Beberapa Pengendara yang Marah Nekat Terobos Jalan

Radar Digital • Selasa, 3 Oktober 2023 | 17:00 WIB
Photo
Photo

Sementara itu, rekayasa lalu lintas (lalin) di Jalan Jawa yang menimbulkan kepadatan lebih parah pada sore hari. Rata-rata menumpuk di setiap persimpangan bundaran DPRD, Jalan Kalimantan, Mastrip, dan Jalan Riau. Kondisi ini, diharapkan dikaji lebih dalam agar setiap kebijakan tidak muspro.

 

Ata insiden kemacetan atau kepadatan kendaraan itu, banyak yang mengaku tidak sepakat dengan perubahan arus tersebut. Bahkan beberapa orang sempat ngeyel dan marah. Warga itu pun nelat menerobos jalan Jawa melalui arah barat saat diterapkan satu arah dari timur ke barat. Beberapa warga ada yang tak menghiraukan petugas yang berjaga.

Indah, ibu salah satu siswa yang sekolahnya ada di Jalan Jawa mengaku tidak sepakat dengan sistem satu arah (SSA) tersebut. Dia nekat menerobos petugas Dishub dan Satlantas yang berjaga di arah barat untuk menjemput putrinya. “Saya tidak setuju,” tolaknya tegas. Saat pulang pun, perempuan ini tetap memaksa melawan arah untuk rumahnya di Kreongan. Ini juga dilakukan karena di bundaran DPRD macet parah.

Hal yang sama juga dikatakan Arsha Adriyanti, mahasiswa Universitas Jember (Unej). Dia tidak setuju dengan perubahan lalin tersebut meski tidak sepanjang waktu. Hal itu, katanya, malah menimbulkan kemacetan di setiap persimpangan area kampus. “Kalau muter kejauhan,” ucap mahasiswa yang kost di Jalan Jawa VII itu, sore kemarin.

Ariyanto, pengendara sepeda motor yang lain, juga mengungkapkan rasa kagetnya saat ada kepadatan lalin di area bundaran DPRD. Dia mengatakan, tidak tahu jika ada pemberlakuan SSA. “Kaget hari pertama ini, kayaknya macet kalau mau jajan ke Jalan Kalimantan lebih sulit ya,” ucapnya.

Warga Desa Sumbersari itu mengamati kondisi jalan sore kemarin lebih padat di ruas-ruas tertentu. Berbeda dari biasanya. Namun, dia tidak mengungkapkan setuju tidaknya pada SSA itu. Menurutnya, uji coba tersebut baru bisa dilihat keefektifannya dalam dua atau tiga hari ke depan. “Tapi ini terlihat macet,” pungkas Ari. (sil/nur)

Editor : Radar Digital
#Kemacetan #sistem satu arah