SUKOREJO, Radar Jember – Sepanjang jalan desa terdapat kanal irigasi, hamparan lahan pertanian, hingga pemandangan matahari terbenam. Hal itu menjadi inspirasi mahasiswa Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Jember (Unej) untuk membuat tempat wisata di pinggir jalan.
Wisata itu tak hanya bisa menghidupkan ekonomi warga setempat, tetapi juga memberikan rest area bagi pengguna jalan yang menghubungkan Desa Gambirono dengan Sukorejo, Kecamatan Bangsalsari.
Wisata tersebut dinamakan Kanal Suko-Suko. “Mengapa memakai nama Kanal Suko-Suko, karena jalan itu ada kanal irigasi dan berada di Desa Sukorejo, Kecamatan Bangsalsari,” tutur Yasmine Cahya, selaku Ketua Pelaksana PPK Ormawa BEM Unej FEB.
Selain potensi pemandangan alam yang menawan, ada kanal, lahan pertanian, hingga sunset. Jalan tersebut dinilai jalan alternatif. “Jalan itu memang jalan desa, tapi sangat penting sebagai jalan alternatif jalan nasional Jember–Tanggul,” ucapnya.
Sumber dana untuk pelaksanaan kegiatan itu berasal dari Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa). Program itu diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek). “Program tersebut nantinya mewadahi organisasi kemahasiswaan di berbagai universitas untuk melakukan pengabdian dan pemberdayaan kepada masyarakat di Indonesia,” tutur Yasmine.
Pihaknya, yaitu BEM FEB Unej, telah menjalin kerja sama dengan Pemerintah Desa Sukorejo untuk bersama-sama menghadirkan destinasi wisata baru di desa tersebut. Selain bersama-sama merintis destinasi, Pemdes Sukorejo juga turut membantu masyarakat sekitar membuka lapangan usaha di sekitar destinasi wisata itu. Baik melalui usaha kuliner maupun sebagai pengelola. “Kami juga telah (melakukan, Red) audiensi dengan Dinas Pekerjaan Umum, Bina Marga, dan Sumber Daya Air Jember, maupun dengan Unit Pengelola Irigasi Daerah Irigasi Bedadung,” kata wanita tersebut.
Sampai saat ini, beberapa kegiatan fisik telah dilakukan untuk merintis wisata Kanal Suko-Suko. Misalnya seperti pengurukan tanah untuk tempat parkir dan gazebo, penggemburan tanah untuk area taman bunga, hingga pemasangan paving untuk lokasi berdirinya gazebo. Beberapa fasilitas pun mulai tersedia. Contohnya, beberapa gazebo untuk masyarakat yang akan singgah dan taman bunga yang dilengkapi spot swafoto. Dengan demikian, Kanal Suko-Suko diharapkan dapat menjadi salah satu destinasi wisata baru di Jember yang mampu memberdayakan masyarakat Desa Sukorejo, sehingga menjadi lebih sejahtera dan mandiri. (sil/c2/dwi)
Editor : Safitri