Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Kades Balung Lor Jember Melihat Potensi Desa dengan Pemetaan Batas Wilayah

Radar Digital • Selasa, 12 September 2023 | 19:40 WIB
“Kalau ada data yang sudah padu, kami kan enak mau mengambil kebijakan. Termasuk menentukan ikon desa.”  IMAM FAUZI  Kades Balung Lor
“Kalau ada data yang sudah padu, kami kan enak mau mengambil kebijakan. Termasuk menentukan ikon desa.” IMAM FAUZI Kades Balung Lor

DESA Balung Lor merupakan desa terluas di Kecamatan Balung. Luas wilayah tersebut rata-rata berupa lahan pertanian. Hal itu diketahui setelah pemdes setempat melakukan pemetaan batas wilayah desa. Uniknya, hal itu dilakukan sebelum munculnya Perbup Batas Desa. Sebab, pada tahun sebelumnya, mereka sudah merencanakan dan menganggarkan hal tersebut.

Kepala Desa Balung Lor Imam Fauzi menjelaskan, pemetaan batas desa tidak hanya sebatas mengukur. Melainkan akan diteruskan dengan program selanjutnya, yakni pendataan batas dusun, RT, RW, dan lainnya. Dari hal itu, maka akan diketahui potensi dan kondisi riil yang ada di masyarakat. Meskipun sebenarnya hal itu sudah tercantum dalam pendataan sustainable development goals (SDGs) atau tujuan pembangunan berkelanjutan, beberapa waktu sebelumnya. “Kalau ada data yang sudah padu, kami kan enak mau mengambil kebijakan. Termasuk menentukan ikon desa,” tegasnya.

Dari data tersebut, Imam juga mengaku akan meningkatkan kembali sesuai dengan perkembangan zaman saat ini. Caranya setiap desa akan diberikan barcode, agar warga dapat mengakses informasi dan memberikan laporan secara mandiri. Terutama yang berkaitan dengan kematian dan kelahiran. “Tapi, tetap kami koordinasikan dengan puskesmas, karena kan ada program posyandu itu,” katanya.

Inovasi tersebut dianggap merupakan hal yang penting untuk dilakukan, melihat perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat. Sehingga pelayanan kepada masyarakat tidak dapat hanya dilakukan secara konvensional. Melainkan harus terus dikembangkan sesuai dengan kebutuhan. “Jadi, nanti tidak perlu repot lagi dalam mengurus administrasi,” pungkasnya. (ham/c2/dwi)

Editor : Radar Digital
#pedesaan #Kades Jember