JEMBER KIDUL, Radar Jember - Pekerjaan perbaikan trotoar di Jalan Gajah Mada dan Jalan Sultan Agung hingga Alun-Alun Jember sejauh ini belum selesai. Pantauan Jawa Pos Radar Jember, kemarin siang (24/8), beberapa pekerja masih melakukan penyelesaian pemasangan di sejumlah titik. Meski sekilas pekerjaan itu secara keseluruhan tampak hampir rampung. Proyek yang menelan dana Rp 6,55 miliar tersebut sebenarnya telah dimulai sejak beberapa pekan lalu dan ditarget rampung pada tanggal 14 Agustus 2023 yang lalu.
Artinya, telah ada kemoloran pekerjaan sekitar sepekan. "Iya, sepertinya belum selesai, ada adendum atau perpanjangan waktu," kata Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Cipta Karya (DPRKPCK) Jember Rahman Anda saat dikonfirmasi, Selasa (22/8) lalu.
Sebagaimana ketentuan, keterlambatan pekerjaan itu juga diikuti dengan konsekuensi pemberlakuan denda. Rahman menyebut, meski rekanan dikenai adendum, tapi DPRKPCK selaku OPD (organisasi perangkat daerah) pengampu menyebut tidak akan menambahkan anggaran. "Kalau secara anggaran tetap, tidak ada perubahan atau penambahan," sebutnya.
Selebihnya, mengenai durasi perpanjangan waktu pekerjaan itu, Rahman belum mengungkap lebih jauh. Sebab, hal itu dinilainya telah diketahui oleh pejabat pembuat komitmen atau PPK renovasi trotoar. "Kalau soal perpanjangan sampai kapan, saya belum tahu. Coba dikomunikasikan dengan PPK-nya," tegas dia.
Sebelumnya, Ketua Komisi A DPRD Jember Tabroni mengaku menyayangkan keterlambatan pekerjaan itu. Dia menilai, kalau pekerjaan sampai molor dan meleset dari kontrak, dapat ditengarai rekanan tidak serius dalam menggarapnya.
Pihaknya berencana akan menanyakan langsung ke DPRKPCK perihal keterlambatan itu. Termasuk soal besaran dan durasi adendum serta evaluasi-evaluasi yang sempat diutarakan Komisi A kala inspeksi, pekan lalu. "Kami akan tanyakan ke Cipta Karya (DPRKPCK Jember, Red). Seharusnya kami dapat laporan dari mereka sejauh mana progres itu berjalan dan mengapa sampai ada keterlambatan," imbuhnya. (mau/c2/dwi)
Editor : Radar Digital