Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Kamu Pecinta Buku Asal Jember dan Penggiat Literasi Wajib Tahu Ini!

Radar Digital • Kamis, 24 Agustus 2023 | 13:10 WIB
(DOK RADARJEMBER)
(DOK RADARJEMBER)

RADARJEMBER.ID – Komunitas literasi memiliki peran penting dalam memajukan pemahaman dan pengembangan budaya literasi di masyarakat. Dengan fokus pada mempromosikan keterampilan membaca, menulis, dan analisis kritis.

 

Komunitas literasi memberikan tempat bagi individu untuk berbagai pengetahuan, pengalaman, dan karya para anggotanya. Kegiatan yuang diadakan tentunya sangat beragam mulai dari lokakarya hingga diskusi .

 

Di Kabupaten Jember ada beberapa komunitas literasi yang masih eksis hingga sekarang, diantaranya:

 

  1. Komunitas Jendela Jember

Komunitas ini terbentuk sejak 2012 di Jember dengan fokus menggerakkan literasi untuk anak-anak. Komunitas Jendela Jember merupakan bagian Komunitas Jendela yang jaringannya tersebar di seluruh Indonesia. Ada komunitas Jendela Lampung, Komunitas Jendela Jakarta, Komunitas Jendela Bandung, dan Komunitas Jendela Malang.

Sampai saat ini Komunitas Jendela Jember masih aktif menyelenggarakan berbagai kegiatan diskusi ataupun event-event buku lainnya.

 

  1. Unity of Writer

Unity of Writer atau biasa disingkat UNITER merukan komunitas penulis pemula yang sama-sama belajar mengembangkan dirinya di Kabupaten Jember. dilansir dari wesite UNITER, Forum ini didirakan pada tanggal 1 Mei 2019. Pendiri komunitas ini adalah Moh. Abd. Rauf.

Hingga saat ini forum UNITER masih sering menyelenggarakan berbagai kegiatan utamanya sharing melalui platform online.

 

  1. Taman Baca Masyarakat Kampoeng Batja

Taman Baca Masyarakat Kampoeng Batja akrab disebut dengan TBM Kampoeng Batja. Didirikan oleh Imam Suligi sejak tahun 2009. TBM Kampoeng Batjka menyediakan setidaknya 6.000-an buku berbagai jenis. Mulai dari fiksi hingga non-fiksi.

Tidak hanya itu, ada juga berbagai fasilitas di sana seperti WiFi, museum buku, rumah pohon, sudut baca, lapangan memanah, penginapan bagi pengunjung yang berasal dari luar kota, hingga koleksi barang antik.

 

  1. Sekolah Aksara

Sekolah Aksara didirikan oleh empat mahasiswa Universitas Muhammadiyah Jember sebagai bentuk kekhawatirannya terhadap tingginya penduduk nJember yang masih buta aksara. Keempat mahasiswa tersebut adalah Bryan, Rifky Leo, Ahmad Halim, dan Nuul Istiqomah.

Sekolah Aksara ini terbentuk pada tanggal 10 Maretv 2018. Komunitas ini merupakan salah satu komunitas yang ada di daerah Jember dengan berbasis kearifan local dan cinta lingkungan. Dalam pembelajaran yang dilakukan, komunitas ini memanfaatkan alam sebagai tempat belajar. (mm3/bud)

Editor : Radar Digital
#Jember #Baca #Buku #literasi