ANAK-anak jaman sekarang terkadang hanya asyik memainkan handphone saja. Bahkan, terkadang anak-anak menghabiskan waktunya seharian hanya di depan handphone tanpa berinteraksi dengan sekelilingnya. Padahal, memainkan handphone terlalu lama memiliki dampak yang buruk terhadap anak. Mulai dari kesehatan hingga kepribadian.
Sebagai penggantinya, yang tak kalah asik dengan bermain gadget dan memiliki manfaat yang baik yakni lompat tali karet. Permainan itu hanya membutuhkan karet gelang sebagai bahan permainannya. Tetapi, harus mempunyai banyak. Supaya nantinya tali yang dapat kita bentuk menjadi panjang, dua atau tiga meter.
Nabila Salsabila, permainan lompat tali karet itu bisa dimainkan dengan tiga orang atau lebih. Dua orang menjadi pemegang tali, sisanya menjadi orang yang melompati talinya. “Pertama-tama semua orang hompimpa terlebih dahulu, yang menang hompimpah dapat menentukan peran dari setiap orang,” terangnya.
Dalam bermain ada beberapa tahap yang harus dilompati pemain yang memiliki jatah melompat. Biasanya hanya diukur melalui anggota badan yang memegang tali karet. Mulai dari setinggi lutut, setinggi pinggang, hingga dada pemegang tali.
Jika pemain yang lompat bisa melompati tahap tersebut maka dilanjut di tahap yang lebih tinggi. Yakni, setinggi telinga, kepala, sejengkal di atas kepala, hingga ketinggian acungan tangan pemegang tali. “Kalau di tahap-tahap itu tidak bisa lompat maka gentian dengan pemegang tali,” imbuhnya.
Permainan itu merupakan permainan yang sangat mengasikkan. Sebab permainannya harus mampu melompati tahapan yang sudah ditentukan saat hendak bermain. Sehingga akan menimbulkan ketegangan dan keasyikan bersama teman sepermainan. (qal/nur)
Editor : Radar Digital