PUGER KULON, Radar Jember - Banyak cara untuk memeriahkan HUT RI. Pemuda Jadugan Kreatif di Dusun Jadugan, Desa Mojosari, Kecamatan Puger, kemarin, mengadakan kopi darat (kopdar) untuk pencinta layangan. Kopi darat bertempat di Jalur Lintas Selatan (JLS) untuk mengisi momen agustusan, Kamis (17/8).
Peserta kopi darat pencinta layangan yang sudah viral yakni "pegon semok". Pesertanya bukan hanya dari Kecamatan Puger (Jember) saja. Tetapi, ada pula peserta dari Banyuwangi, Lumajang, Bondowoso, bahkan Malang. Peserta yang datang dari luar Jember membawa 4 sampai 5 layangan jenis pegon semok.
Untuk membawa layangan ke tempat lokasi dengan menggunakan truk dan pikap. Sebab, ukuran layangan itu mencapai 3x2 meter. Sehingga, harus menggunakan kendaraan roda empat atau truk untuk bisa ke lokasi.
Usman, warga Dusun Jadugan, menyebut, layangannya sempat menjadi perhatian penonton. Miliknya bukan jenis pegon semok, tetapi layangan berbentuk pedagang cilok mana. “Biasanya kopi darat pencinta layangan ini setiap tahun baru dan agustusan,” kata Usman, yang mengaku membuat layangan pedagang cilok selama semalam.
Prasnovi, warga Kecamatan Wuluhan, menyebut, untuk memeriahkan kopi darat itu ia membawa 4 layangan dengan ukuran besar. Masing-masing layangan yang dinaikkan menggunakan sewangan, sehingga mengeluarkan bunyi yang nyaring. Selain itu, ada layangan yang mirip ular, kepala burung, dan jenis lainnya. Tetapi, yang paling banyak yakni jenis pegon semok. (jum/c2/nur)
Editor : Radar Digital