Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Lakukan Tender Ulang pada Agustus Ini, Renov Alun-Alun Jember Kapan Dieksekusi?

Radar Digital • Kamis, 10 Agustus 2023 | 21:40 WIB

 

WAJAH JEMBER: Sarana bermain anak-anak di Alun-Alun Jember. Hingga saat ini proyek renovasi Alun-Alun Jember tersebut tak kunjung direalisasi.
WAJAH JEMBER: Sarana bermain anak-anak di Alun-Alun Jember. Hingga saat ini proyek renovasi Alun-Alun Jember tersebut tak kunjung direalisasi.

SUMBERSARI, Radar Jember - Rencana Pemkab Jember yang hendak memoles tampilan alun-alun tak berjalan mulus. Alokasi anggaran sekitar Rp 7,3 miliar dari APBD Jember yang sedianya digunakan untuk memugar tampilan Alun-Alun Jember tersebut hingga kini belum bisa tereksekusi.

Komisi A DPRD Jember selaku mitra kerja Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Cipta Karya (DPR KPCK) Jember sempat mengorek rencana peremajaan alun-alun. Dengan memanggil sejumlah pejabat Dinas Cipta Karya, beberapa pekan lalu, di Ruang Komisi A DPRD Jember.

Ketua Komisi A Tabroni mengaku menyayangkan tersendatnya renovasi alun-alun itu. Sebab, meski pemenang tender sudah ada, namun ada sejumlah ketentuan yang ternyata tidak bisa dipenuhi oleh rekanan pemenang lelang. "Perusahaan yang ikut tender harusnya sudah mempunyai pengalaman bekerja yang sesuai dengan kebutuhan renov Alun-Alun Jember," ungkap Tabroni, Rabu (9/8).

Rencana merenovasi alun-alun itu sudah lama digaungkan. Bahkan pemerintah daerah sempat merelokasi para PKL di alun-alun ke arah Jalan RA Kartini. Namun, karena tak kunjung ada kejelasan, para PKL itu akhirnya balik kanan, kembali menempati alun-alun. "Karena alun-alun ini adalah etalase Jember, jadi perusahaan harus memiliki pengalaman yang bisa menyesuaikan kebutuhan renov alun-alun," harapnya.

Terpisah, Ketua Fraksi Partai Nasdem DPRD Jember David Handoko Seto menilai, sejak awal renov alun-alun itu memang tidak ada perencanaan yang matang. Meski teralokasi dalam APBD, namun tidak pernah ada pembahasan sebelumnya. "Kami sering menyarankan pemerintah daerah, ketika OPD tidak siap merencanakan, sekalian jangan dilakukan. Daripada dipaksakan nanti jatuhnya anggaran kita (Jember, Red) malah sisa lebih pembiayaan anggaran (Silpa, Red)," ucapnya.

Melihat waktu yang ada, kata David, dia meyakini renovasi alun-alun itu tidak akan tereksekusi di tahun ini. "Insyaallah tahun ini tidak akan bisa dieksekusi, karena harus tender ulang dan sebagainya. Dan itu memakan waktu yang cukup lama, karena memang ada kesalahan teknis perencanaan di situ," imbuhnya.

Sebelumnya, Kepala DPRKPCK Jember Rahman Anda menyebut bahwa gagalnya tender peremajaan alun-alun itu lantaran ada beberapa persyaratan administrasi yang harus dilengkapi. Dia memastikan akan kembali mempertimbangkan waktu untuk pelaksanaan tender ulang. "Proses lelang gagal, dan dilakukan tender ulang. Harapannya Agustus 2023 ini sudah ditender," pungkasnya. (mau/c2/dwi)

Editor : Radar Digital
#alun-alun Jember #renovasi