Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Kostum Makin Unik, JFC 2023 Terus Perkuatkan Persatuan

Alvioniza • Minggu, 6 Agustus 2023 | 20:38 WIB

 

RAMAH: Bupati Jember, Hendy Siswanto larut dalam acara opening Worls Kids Carnifal (WKC) yang dibuka dengan penampilan Marching Band JFC Kids dalam serangkaian Jember Fashion Carnaval, Sabtu (5/8). DJ
RAMAH: Bupati Jember, Hendy Siswanto larut dalam acara opening Worls Kids Carnifal (WKC) yang dibuka dengan penampilan Marching Band JFC Kids dalam serangkaian Jember Fashion Carnaval, Sabtu (5/8). DJ

 

JEMBER, RADARJEMBER.ID- Ratusan anak menunjukan kemampuan terbaiknya dalam world kids carnival (WKC), di Jember Fashion Carnaval (JFC) 2023, kemarin (5/8). Selain menampilkan sepuluh sub tema atau defile yang sudah ditentukan sebelumnya, penampilan mereka juga dianggap sebagai pemersatu. Maklum saja, berbagai kostum unik dan menarik diperagakan oleh para siswa dan guru tersebut.

Presiden JFC, Budi Setiawan mengatakan, hal ingin disampaikan kepada masyarakat umum dalam WKC kali ini adalah persatuan. Menurutnya, anak-anak tersebut merupakan generasi penerus yang dapat menyatukan banyak hal. sesuai dengan kemampuan dan bidangnya masing-masing. “Mempertemukan siswa, guru dan orang tua, untuk membuat karya bersama-sama,” katanya.

Secara keseluruhan, ada kurang lebih 400 orang peserta WKC kali ini. merupakan merupakan siswa, guru dan orang tua siswa yang ada di Jember. Meskipun ada peserta perorangan yang berasal dari luar daerah. dengan kostum yang cukup unik, mereka mengelilingi alun-alun Jember.

Selain disuguhkan dengan performa anak-anak, pada hari kedua ini, masyarakat juga dimanjakan dengan penampilan pelukis internasional dan penyanyi sekaligus musisi dari Jepang. Mereka membawakan lagu dengan tema anak, dengan bahasanya sendiri. Hal tersebut memang sudah disiapkan sebelumnya, agar nuansa internasional bisa dirasakan bersama. “Ada proses yang keren banget. We are one, semua menjadi satu di dalamnya,” imbuhnya.

Sebagai informasi, sepuluh subtema yang dibawa dalam JFC 2023 diantaranya, Bigbang atau zaman awal mula alam semesta. Prehistoric, zaman makhluk raksasa mulai lahir. Empire, masa manusia hidup berkelompok atau kerajaan. Religic, masa manusia mulai memiliki kepercayaan. Invention, manusia dalam perkembangan keilmuan. World war, manusia saling menguasai. Superstar, perubahan besar manusia dalam budaya dan gaya hidup. Upcycle, bumi tidak dalam keadaan baik. Serta Metaverse, kecepatan perkembangan teknologi, dan Nusantara, pembangunan ibu kota baru Nusantara.

Sementara itu, Bupati Jember, Hendy Siswanto mengatakan dengan tema, Timelapse, Journey of the Earth, dapat mewujudkan impian dari masyarakat pada tahun ini. Mengingat 2023 akan memasuki tahun politik, maka tidak salah jika gelaran ini juga mengusung narasi demokrasi. “Dari peradaban menuju demokrasi, diwujudkan dalam tampilan atau perform semua pelaku seni,” tegasnya.

Hendy juga menuturkan, JFC merupakan salah satu kekuatan yang ada di Jember bahkan Indonesia. Karena dengan event tahunan tersebut, mampu menarik perhatian dari dunia internasional. oleh sebab itu, dia meminta kepada semua talent untuk menunjukan penampilan dengan riang gembira. “Semoga bisa membuat Jember lebih makmur dan sejahtera,” pungkasnya. (ham/nur)

Editor : Alvioniza
#JFC #World Kids Carnival #Bupati Jember