RADARJEMBER.ID – Memasuki muskim kemarau, biasanya diikuti dengan kabut. Bahkan jalan raya kini juga mulai tertutup kabut tebal bila pagi hari tiba. Seperti pengguna jalan yang melintas di jalan penghubung Desa Ampel dengan Desa Lojejer, Kecamatan Wuluhan, Jember yang terganggu dengan kabut.
Jalan penghubung dua desa di Kecamatan Wuluhan itu sejak pagi sudah diselimuti kabut cukup tebal Jumat (4/8/2023) pagi.
Bahkan akibat jalan tertutup kabut, nyaris terjadi kecelakaan antara pengendara sepeda motor dari dua arah. Karena kabut memang cukup tebal, sehingga pandangan dalam jarak 5 meteran masih belum kelihatan, bila dari arah berlawanan ada pengendara.
Baru setelah pengendara membunyikan klakson sehingga pengendara lain dari arah depan mengurangi kecepatannya.
Bila pagi hari, jalan penghubung Kecamatan Puger dengan Wuluhan itu selalu padat. Karena memang merupakan jalur anternatif warga yang hendak ke Puger bila dari Wuluhan dan Ambulu. Tetapi kabut mulai menyelimuti jalan Kabupaten itu sejak pagi. Sehingga pengendara benar-benar terganggu karena tidak bisa melihat kendaraan lain dari arah depan.
Pantauan Jawa Pos Radar Jember, sejak memasuki daerah persawahan pengendara motor terpaksa bejalan pelan, karena jarak sekitar 10 meteran jalan tertutup kabut cukup tebal. Kabut baru mulai berkurang kalan sudah di kana kiri jalan banyak tanaman yang tinggi. Sehingga pengendara terpaksa berjalan pelan karena dari arah depan juga banyak pengendara yang lewat.
Bahkan terdengar bunyi klakson yang dilakukan setiap pengendara sepeda motor yang lewat. Apalagi banyak orang tua yang mengantar putra putrinya ke SMPN 1 Wuluhan yang lokasinya disekitar persawahan.(jum/bud).
Editor : Radar Digital