JEMBER, RADARJEMBER.ID– Keberadaan pedagang kaki lima atau PKL yang berjualan di fasilitas publik, tidak hanya terjadi di wilayah Kota Jember saja. Di wilayah perdesaan, kondisi demikian juga terjadi. Seperti yang terjadi di Taman Kalisat, pedagang dengan bebasnya membuka lesehan di sana.
“Untuk membuat taman yang ada di tengah-tengah Kalisat itu membutuhkan uang banyak. Tetapi fungsi taman itu berubah menjadi tempat berjualan lesehan. Rumputnya juga rusak, karena dipakai lesehan,” kata Candra warga Kalisat.
Menurutnya, seharusnya PKl harus tahu fungsi taman yang ada di tengah-tengah jalan dan berdekatan dengan Pasar Kalisat itu. Selain itu, adanya ahli fungsi fasilitas publik menjadi tempat berjualan tersebut harus direspon oleh Satpol PP Kalisat. “Ketika ada PKL yang berjualan bukan pada tempat ya langsung ditertibkan,” papar Candra. (jum/dwi)
Editor : Alvioniza