Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Kabar Gembira bagi Warga Jember, Jalur Zig-Zag dan Angka Delapan Ujian SIM di Satlantas Bakal Diubah

Radar Digital • Jumat, 7 Juli 2023 | 19:30 WIB

 

TETAP WAJIB: Warga melakukan uji praktik SIM di lintasan Satlantas Polres Jember. Jalur ini nantinya akan disesuaikan dengan arahan Kapolri.
TETAP WAJIB: Warga melakukan uji praktik SIM di lintasan Satlantas Polres Jember. Jalur ini nantinya akan disesuaikan dengan arahan Kapolri.

JEMBER, RADARJEMBER.ID- Uji praktik SIM di lintasan berbentuk zig-zag dan angka delapan menjadi perbincangan hangat di media sosial. Bahkan, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo meminta agar hal itu disesuaikan.

Nah, penyesuaian itu pun mulai direncanakan untuk segera dieksekusi Satlantas Polres Jember. Seperti kemarin, para pemohon juga diberikan kesempatan untuk mengikuti pelatihan (coaching clinic) di lintasan yang ada.

Pantauan Jawa Pos Radar Jember, antusiasme masyarakat untuk membuat SIM tetap tinggi setiap harinya. Bahkan jumlahnya lebih banyak, karena sebelumnya sempat tutup libur saat Hari Raya Idul Adha.

Satu per satu pemohon mencoba mengendarai kendaraan yang sudah disediakan. Secara perlahan mereka mencoba lintasan yang ada, meski saat ini masih menggunakan pola yang lama. Termasuk pola zig-zag dan angka 8.

Pola tersebut sebelumnya digunakan untuk mengetes kepekaan reflek para pengendara, jika terjadi kecelakaan di jalan raya. Sementara angka delapan bertujuan untuk membuat pengendara terbiasa jika mengalami kaget akibat masalah di jalan raya.

Namun, pola lintasan tersebut sempat menjadi perbincangan publik, beberapa waktu lalu.

Kasat Lantas Polres Jember AKP Arum Inambala mengatakan, uji praktik SIM saat ini sudah mulai menyesuaikan dengan kebijakan Korlantas Polri terbaru. Mulai dari ukuran atau jarak lintasan, termasuk patok sebagai pembatasnya juga akan disesuaikan.

Bahkan rencananya akan dilakukan pengecatan ulang terlebih dahulu sebelum disosialisasikan kepada masyarakat umum.

Meski dilakukan penyesuaian, masyarakat diminta untuk tidak menganggap remeh ujian praktik SIM tersebut. Sebab, semua pemohon baru harus tetap melakukan ujian tersebut.

Oleh sebab itu, diharapkan untuk mempersiapkan terlebih dahulu sebelumnya. “Mudah dan tidaknya itu relatif, ya. Tergantung pandangannya sendiri-sendiri,” tegasnya.

Untuk mengantisipasi kegagalan saat uji praktik, Arum juga menyarankan masyarakat untuk mengikuti coaching clinic dipandu oleh petugas kepolisian. Khususnya di lintasan zig-zag dan angka 8, karena hal tersebut memang menjadi tempat yang rawan gagal.

Selain itu, dalam waktu dekat lintasan akan dilakukan penyesuaian. “Anggota sudah menyiapkan lapangan praktik dan sebagainya,” pungkasnya. (jum/c2/ham)

Editor : Radar Digital
#Jember #Lintasan Zig Zag #ujian SIM