Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Toleransi Warnai Perbedaan Idul Adha, Mayoritas Warga Muhammadiyah Kurban Hari Ini

Safitri • Kamis, 29 Juni 2023 | 15:00 WIB

 

 

SUDAH LEBARAN: Warga salat Id berjamaah di lapangan Stadion Notohadinegoro, kemarin.
SUDAH LEBARAN: Warga salat Id berjamaah di lapangan Stadion Notohadinegoro, kemarin.
 

SUMBERSARI, Radar Jember - Perbedaan Hari Raya Idul Adha tahun ini diwarnai dengan suasana damai. Itu tecermin dari pelaksanaan salat Id yang digelar Muhammadiyah, kemarin (28/6), berjalan tanpa hambatan. Nahdlatul Ulama (NU), sebagai ormas yang menetapkan Idul Adha hari ini (29/6), juga menyambut baik pelaksanaan salat Id, kemarin.

Ketua Majelis Tablig Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Jember Heny Siswono mengungkapkan, ucapan-ucapan yang datang dari warga NU atau pihak lain yang berbeda menetapkan hari raya datang kepadanya dengan sambutan baik.

Alih-alih memberikan perkataan sindiran, kata dia, mereka justru mengucap selamat dan ingin ikut menikmati hewan kurban warga Muhammadiyah.

Menurutnya, keindahan dirasakan dalam perbedaan tersebut. Sebab, tidak ada yang saling mencela apalagi saling beradu kebenaran. Semuanya turut berbahagia menyambut Idul Adha, baik kemarin maupun hari ini.

Dengan masing-masing keyakinannya bisa menghargai pilihan yang lain. “Pelaksanaan salat Id Muhammadiyah lancar, sangat ramai, dan riang gembira, kendati hari rayanya berbeda,” tutur pria yang akrab disapa Heny itu.

Sejak pagi, beberapa jalan menuju lokasi salat Id, kemarin, ramai dipenuhi jemaah warga Muhammadiyah. Bersamaan dengan itu, pengendara lain yang tidak ikut melaksanakan hari raya tampak menghargai dengan memberikan jalan dan sabar dalam kemacetan yang terjadi sebelum dan setelah gelaran salat selesai.

Ada 68 titik lokasi pelaksanaan salat Id Muhammadiyah di Jember. Jumlah warga yang mengikutinya di setiap lokasi juga berbeda satu dengan lainnya. Ada yang mencapai ratusan, ada yang sampai ribuan.

Kepada warga NU, dia memberikan ungkapan selamat dan mendoakan kelancaran salat Id hari ini. “Selamat hari raya besok (hari ini, Red), mudah-mudahan lancar, selalu dapat rida dari Allah,” ucapnya.

Lebih lanjut, seusai menggelar salat, kemarin, tidak semua warga Muhammadiyah melakukan penyembelihan hewan kurban. Disebutkan, hanya beberapa wilayah yang berkurban kemarin. Selebihnya, lebih banyak yang melaksanakan kurban hari ini bersama ormas lain.

Heny mengutarakan, imbauan Muhammadiyah soal kurban hari ini ialah sebagai bentuk toleransi kepada warga lain yang menetapkan hari raya hari ini. Sedangkan yang sudah menyembelih kemarin, tetap diperbolehkan karena sudah diperkenankan. “Besok (hari ini, Red) hari tasyrik, masih tetap boleh (kurban, Red), tapi ini lebih kepada sikap toleransi Muhammadiyah,” katanya. (sil/c2/nur)

Editor : Safitri
#Jember #Idul Adha #kurban