BACA JUGA : Garasi Bus di Bantul Terbakar, Tujuh Armada PMK Dikerahkan
Sosialisasi itu dilakukan oleh anggota Satpol Air Polres Jember kepada para nelayan. Imbauan itu diberikan kepada nelayan yang hendak melaut ataupun saat pulang. Sebab, selama ini memang cukup banyak nelayan yang masih saja membandel. Tak menghiraukan imbauan itu. Bahkan, terkadang pelampung itu hanya dijadikan bantal di perahu atau jukungnya.
“Seharusnya pelampung itu dipakai ketika mau melintas di Plawangan. Karena, ketika mengalami musibah, nelayan itu masih bisa terselamatkan dengan pelampungnya,” kata Aiptu Agus Riyanto, KBO Satpolair Polres Jember di Puger.
Dia menambahkan, pihaknya terus intens memberikan imbauan kepada nelayan yang akan berangkat melaut. “Padahal nelayan Puger dan nelayan di Getem itu sudah mendapatkan bantuan pelampung. Tetapi, mereka masih enggan menggunakannya. Karena salah satu contoh, kecelakaan laut dengan jukung hingga terbalik salah satunya tidak menggunakan pelampung,” lanjut Agus.
Pantauan Jawa Pos Radar Jember, terlihat banyak nelayan yang menggunakan jukung tidak membawa pelampung saat berangkat. (jum/c2/bud) Editor : Safitri