https://radarjember.jawapos.com/berita-jember/24/04/2023/lebaran-sementara-nelayan-libur-melaut/
Koordinator TPA Pakusari Muhammad Masbud menjelaskan, memasuki hari raya, pihaknya tetap akan membuka taman tersebut untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat Jember. "Kami tidak pernah libur," ungkapnya.
Meski taman TPA kerap beraroma tak sedap, hal itu tak menjadi masalah baginya. Sebab, untuk harga tiket masuk taman tersebut dinilai murah meriah. Para pengunjung hanya perlu membayar tarif parkir kendaraan.
Beberapa wahana dan spot foto yang menarik pun disajikan. Di antaranya jembatan yang terbuat dari bambu dan rotan. Jembatan ini sering kali dijadikan wahana untuk berfoto ria bagi kalangan remaja maupun anak-anak.
Kemudian, ada berbagai macam patung raksasa yang terbuat dari olahan limbah plastik yang berbentuk beragama rupa. Seperti berbentuk gorila, dinosaurus, motor Harley, dan singa. Spot tersebut juga tak luput menjadi sasaran pengunjung yang hadir di momen Lebaran.
Masbud mengimbau agar masyarakat ikut merawat taman dengan tertib membuang sampah. Sebab, meski taman TPA Pakusari berdampingan dengan gundukan sampah, namun taman tersebut masih terawat dan bebas sampah yang berserakan. “Jangan buang sampah sembarangan agar taman tetap terjaga dan bersih,” pungkasnya. (faq/c2/nur)
Editor : Maulana Ijal