BACA JUGA : Semeru Erupsi, Masyarakat Dilarang Beraktifitas hingga 17 Km dari Puncak
Pos yang dibangun kokoh itu sekarang sudah tidak utuh lagi. Bahkan tembok-temboknya sudah nyaris ambruk. Padahal, tepat di belakang pos itu sering dijadikan lokasi mangkal ojek pangkalan (opang).
Pos itu disediakan bagi petugas Dishub sebagai pos pantau lalu lintas. Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Jember, rusaknya bangunan pos itu karena beberapa kali tertabrak kendaraan besar.
Suryadi, warga sekitar, menyebut, bangunan pos itu memang memprihatinkan. Dirinya pun menyarankan untuk dibongkar saja atau direnovasi lebih baik lagi.
“Bangunan pos itu bebannya miring ke belakang. Jadi, cukup membahayakan kalau tiba-tiba roboh. Apalagi di belakang pos ada beberapa orang ojek yang sedang mangkal,” ucapnya. (jum/c2/bud) Editor : Safitri