BACA JUGA : Melawan Kebijakan Irasional dan Otoriter dalam Dunia Pendidikan
Korban ditemukan menggantung di kamar rumah neneknya. Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Jember, korban bunuh diri diduga lantaran depresi. Sebab, dirinya tak pulang ke rumahnya selama dua hari.
Kanit Reskrim Polsek Jombang Aiptu Amin Sarril menuturkan bahwa korban itu ditemukan oleh pihak keluarga. “Tubuhnya masih menggantung. Lalu, oleh keluarganya diturunkan sendiri tanpa bantuan dari pihak kami,” jelasnya.
Selanjutnya, pihak kepolisian mengumpulkan informasi dan barang bukti lainnya. Berbagai benda yang digunakan korban pun dikumpulkan. “Kami amankan celana dan tali sebagai barang bukti,” bebernya.
Dalam tubuh korban pun tak ditemukan luka-luka kekerasan. Hal tersebut juga cukup menguatkan bila korban mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri. “Tidak ada unsur penganiayaan dan kekerasan,” lanjutnya.
Menurut Amin Sarril, salah satu faktor utama penyebab korban bunuh diri diduga lantaran depresi. Hal itu diperkuat oleh keterangan pihak keluarganya. “Sebelumnya korban bercerita kalau ada masalah kepada keluarganya. Tetapi, ketika ditanya ada masalah apa, korban tidak bisa menjawab,” jelas dia. (mg3/c2/bud) Editor : Safitri