BACA JUGA : 540 Tenaga Kerja Tempati Hunian Pekerja Konstruksi IKN Nusantara
Hujan disertai angin itu mengakibatkan beberapa jukung nelayan rusak. Hingga Minggu (26/2) kemarin, ada tiga jukung yang terhempas ke pinggir pantai. Beruntung, ketika jukung itu terhempas ke bibir pantai, seluruh anak buah kapal (ABK) selamat.
Jukung itu dalam kondisi rusak. Meski bagian jukung tampak luar masih utuh, bagian dalam dan peralatannya rusak. Sementara itu, nelayan di Payangan memilih memarkir jukungnya yang ada di muara sungai. “Jukung diparkir dan dipasang tali tampar serta dipasang jangkar,” kata Abu Nawi, salah satu nelayan asal Payangan.
Dia membenarkan bahwa gelombang air cukup tinggi disertai angin kencang. Serta disertai hujan deras dengan waktu yang cukup lama. “Saya akhirnya ikut menyelamatkan dua jukung yang diparkir di muara sungai, karena gelombangnya masih tinggi. Bukan hanya jukung milik saya, puluhan nelayan lainnya juga menyelamatkan jukungnya,” imbuh Abu Nawi.
Dis isi lain, Imam, salah satu anggota tim SAR Rimba Laut, juga membenarkan bahwa jukung nelayan Puger ada yang terhempas. “Beruntung, seluruh ABK-nya selamat. Hanya jukungnya yang rusak dan terhempas ke tepi pantai,” jelasnya. (jum/c2/bud) Editor : Safitri