Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Sisi Lain Kecelakaan di Jalan PB Sudirman Jember

Safitri • Senin, 13 Februari 2023 | 17:37 WIB
TUNJUK LOKASI: Sihebudi, warga Kelurahan/Kecamatan Patrang, menunjukkan lokasi yang menjadi langganan kecelakaan di Jalan PB Sudirman.
TUNJUK LOKASI: Sihebudi, warga Kelurahan/Kecamatan Patrang, menunjukkan lokasi yang menjadi langganan kecelakaan di Jalan PB Sudirman.
JEMBER, RADARJEMBER.ID - Aspal mulus dan lurus. Setiap pengendara yang melintasi selalu melaju cepat seperti orang yang sedang balapan. Membuat warga yang tinggal di pinggir Jalan PB Sudirman, Kelurahan Patrang, selalu waswas saat beraktivitas di depan rumah. Seperti yang diungkapkan Sihebudi.

BACA JUGA : Banjir Hantam Desa Sempol, Wilayah Ijen Bondowoso Siaga Satu

Ruas jalan yang jurusan Jember-Bondowoso dan sebaliknya itu kerap jadi langganan kecelakaan. Baik kecelakaan tunggal maupun kecelakaan yang melibatkan kendaraan lain. Penyebab utamanya, jelas pria yang menggunakan nama khas Madura itu, kondisi jalan yang mulus tanpa tikungan. “Sudah jalannya lurus, ditambah mulus,” terangnya.

Di jalan itu ada dua titik yang kerap terjadi kecelakaan. Namun uniknya, kecelakaan yang terjadi di Jalan PB Sudirman itu memiliki dua titik yang berbeda. Dari titik yang sudah ditentukan sendiri oleh warga, katanya korbannya juga berbeda. Ada yang korbannya dipastikan selamat, dan ada yang korbannya dipastikan meninggal.

Di titik pertama, yang berlokasi di sekitaran Polsek Patrang ke arah utara sejauh 1,3 kilometer, jadi salah satu titik yang ditentukan oleh warga sekitar. Setiap kejadian kecelakaan di ruas jalan itu, bisa dipastikan korbannya selamat. Berbeda dengan titik yang ditentukan setelah titik pertama ke arah Bondowoso.

Menurut Sihebudi, titik yang kedua itu memiliki aura mistis yang dipercaya oleh warga sekitar. Kabarnya, terjadinya kecelakaan di area itu bukan karena kelalaian pengendara. Melainkan ada sosok makhluk astral yang kerap mengganggu konsentrasi pengendara. Tak heran, korbannya selalu kehilangan nyawa. “Setannya minta tumbal paling,” kiranya.

Sementara itu, bapak dua anak itu mengungkapkan bahwa kediamannya yang tepat di pinggir Jalan PB Sudirman sering kali jadi sasaran tragedi kecelakaan. Sudah ada dua mobil yang pernah menghantam gerobak keripik dan rumahnya hingga hancur. Kejadian itu pada tahun 2021 dan 2022. Penyebabnya tidak lain lagi. Yakni kehilangan kendali saat melaju kencang.

Saat kejadian yang pertama, sebuah mobil Panther menerjang rumah Sihebudi beserta tetangganya, yang menghancurkan empat buah gerobak keripik, satu unit sepeda motor, serta lima teras rumah yang salah satunya milik Sihebudi. Saat kejadian, kebetulan dia bersama istrinya sedang menggoreng keripik yang akan dijual. Namun, di tengah kesibukannya, mendadak ada suara benturan yang sangat keras. “Itu kejadian tahun 2021,” terang pria 46 tahun itu.

Setahun setelah itu, tidak disangka rumahnya kembali ditabrak minibus yang sudah dimodifikasi mirip mobil balap. Di dalamnya banyak besi, dan kecepatannya jauh dari mobil standar. Kerugiannya tak jauh beda dengan kejadian pada tahun 2021. Namun, mobil itu berhasil menembus lima rumah milik tetangganya juga.

Rawannya kecelakaan yang terjadi di Jalan PB Sudirman kerap kali merugikan warga yang ada di sekitar. Setiap hari warga yang tinggal di pinggir jalan itu waswas. Apalagi, kebanyakan warga yang tinggal di area tersebut memanfaatkan depan rumahnya untuk menjalankan bisnis kecil atau UMKM. (c2/nur) Editor : Safitri
#Jember #Kecelakaan