Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Catnya Mulai Pudar, Kondisi Spot Foto TPA Pakusari Kini Seakan Tak Terawat

Safitri • Selasa, 31 Januari 2023 | 17:32 WIB
MULAI TAK TERURUS: Salah satu spot foto wisata yang berada di TPA Pakusari. Kini kondisi kayu atau bambunya mulai kusam.
MULAI TAK TERURUS: Salah satu spot foto wisata yang berada di TPA Pakusari. Kini kondisi kayu atau bambunya mulai kusam.
PAKUSARI, Radar Jember – Sejumlah spot foto yang instagramable di TPA Pakusari kini kondisinya mulai kusam. Cat kayu atau bambu di spot foto itu pun mulai pudar. Tak secerah beberapa tahun lalu, ketika awal-awal diresmikan.

BACA JUGA : 8.500 Sudah Tercetak di Awal Tahun, Blanko KTP di Jember Sisa 4.000

Patung dinosaurus berdiri kokoh dengan warna dominan hijau serta gigi taring yang tajam. Namun, jika dilihat dari dekat, dinosaurus itu bukan patung biasa yang dibuat dari semen. Melainkan dari daur ulang ban bekas. Selain dinosaurus, ada pula replika kingkong dan motor gede (moge). Kemudian, rumah botol yang terbuat dari botol minuman bekas dan kafe berhiaskan kerajinan dari barang-barang bekas.

Kini kondisinya seakan kurang terawat. “Dulu di sini ada pengolahan recycle atau daur ulang sampah, tapi sekarang sudah mangkrak,” ujar Orba, salah seorang pekerja di TPA Pakusari.

Dia menambahkan, wisata edukasi TPA Pakusari dan spot foto tersebut memengaruhi tingkat kunjungan wisatawan. “Padahal wisata ini dulunya sempat viral dan banyak pengunjung. Serta sudah dibuka resmi oleh Pemkab Jember. sayangnya, hal tersebut tidak bertahan lama,” katanya.

Dia berharap wisata edukasi itu segera diperbaiki kembali. Sebab, hal itu dapat menarik kunjungan wisatawan lokal. Spot foto itu berada di kompleks Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Pakusari di Kecamatan Pakusari. Setelah vakum selama dua tahun, kini wisata edukasi yang berada di zona pasif TPA Pakusari itu mulai aktif lagi menerima kunjungan. Ya, lahan bekas sampah seluas 1,7 hektare itu saat ini membuka kunjungan wisatawan lagi. (mg4/c2/bud) Editor : Safitri
#Jember #Sampah