BACA JUGA : Tak Kuat Hadapi Masalah Keluarga Pilih Gantung Diri
Hal itu seperti yang dijelaskan oleh prakirawan BMKG Maritim Tanjung Perak Surabaya, Fajar Setiawan, bahwa daerah selatan Pulau Jawa, termasuk Jember, selama sepekan ke depan diperkirakan akan diguyur hujan. Potensi hujan turun dengan intensitas sedang hingga lebat akan terjadi di daerah-daerah selatan Jawa. "Diperkirakan akan turun hujan selama sepekan ke depan. Dan kecenderungannya akan turun di sore hari," jelasnya.
Fajar melanjutkan, fenomena tersebut berdasarkan hasil analisis BMKG disebabkan terjadinya daerah konvergensi atau pertemuan angin di bagian selatan Jawa Timur. Sehingga menyebabkan potensi curah hujan masih tinggi. Curah hujan juga akan cenderung merata di daerah-daerah selatan Jawa. Tak terkecuali Jember.
Selain itu, disebabkan fenomena menghangatnya suhu muka laut di selatan Jawa. Fenomena itu dapat menyebabkan air yang menguap semakin meningkat. Apabila tertiup angin dapat menyebabkan hujan ekstrem hingga gelombang tinggi di laut.
Bahkan, kondisi tersebut dapat terus berlanjut hingga Januari nantinya. Terlebih saat ini akan mulai memasuki puncak musim hujan. "Mengingat bulan Januari masuk puncak musim hujan, sehingga hujan akan semakin lebih sering terjadi," tuturnya.
Selain itu, dirinya turut mengimbau agar masyarakat mewaspadai cuaca yang terjadi dalam beberapa hari ke depan. Baik masyarakat yang tinggal di pesisir pantai maupun yang sedang merayakan liburan di daerah-daerah rawan bencana. Seperti daerah pesisir pantai yang rawan terjadi gelombang tinggi. (ben/c2/bud) Editor : Safitri