Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Bukan Hasil Hubungan Gelap, Penemuan Bayi Ternyata Cucu Sendiri di Jember

Safitri • Kamis, 15 Desember 2022 | 17:12 WIB
TERNYATA CUCUNYA: Wasilah, istri Moh. Sodiq, saat menggendong cucunya yang sempat diduga bayi misterius.
TERNYATA CUCUNYA: Wasilah, istri Moh. Sodiq, saat menggendong cucunya yang sempat diduga bayi misterius.
TISNOGAMBAR, Radar Jember – Penemuan bayi misterius di teras rumah Keluarga Moh. Sodiq, warga asal Dusun Krajan, Desa Tisnogambar, Kecamatan Bangsalsari, mengungkap fakta baru. Setelah bayi itu hendak diserahkan ke panti asuhan milik Pemprov Jatim, tiba-tiba ada pengakuan dari keluarga Moh. Sodiq bahwa bayi itu adalah bagian dari keluarganya.

BACA JUGA : Gejolak Emosi Warga Kroasia setelah Timnya Kalah dari Argentina

Sosok bayi yang diperkirakan berusia tiga bulan itu rupanya adalah anak dari salah seorang keluarga bernama Hafin dan Riska. Hafin adalah anak kandung Moh. Sodiq yang telah menjalani pernikahan dengan Riska. Keduanya diketahui tinggal di Situbondo pascapernikahan tersebut. Diduga kuat pernikahan pasangan tersebut belum mendapatkan persetujuan dari Moh. Sodiq dan keluarga.

Kanit Reskrim Polsek Bangsalsari Aiptu Dedy Ilyas membenarkan kronologi tersebut. Menurutnya, Hafin dan Riska menikah siri, lalu bertempat tinggal di Situbondo. Setelah dikaruniai seorang anak, keluarga Hafin bermaksud untuk menyerahkan bayi tersebut kepada ayahnya, Moh. Sodiq. Namun, Hafin tidak berani untuk berterus terang. Akhirnya, dia meletakkan bayi tersebut di teras rumah ayahnya. "Terus setelah mempunyai anak, akhirnya anaknya diserahkan ke mbah-ya. Tapi, tidak berani secara langsung. Akhirnya, dengan cara yang kemarin itu," terangnya kepada awak media.

Dia juga mengatakan, hal itu diketahui setelah ada pengakuan dari keluarga Moh. Sodiq kepada pihak kepolisian. Waktu itu, pihak kepolisian tengah melakukan proses pengasuhan terhadap bayi tersebut. Bahkan, bayi itu akan dikirim ke salah satu panti asuhan milik Pemprov Jatim yang berada di Sidoarjo. "Memang awalnya sama Dinas Sosial mau di kirim ke panti asuhan milik Pemprov Jatim. Akhirnya, ketemu orang tuanya, ya nggak jadi, karena kakeknya sudah ada pengakuan," terangnya.

Kini, bayi yang nyaris berpisah dengan keluarganya itu pun dikembalikan kepada keluarga Moh. Sodiq. Dalam peristiwa itu, lanjut Dedy, tidak ada unsur pidana. Sebab, pelaku tidak mempunyai niatan untuk menelantarkan bayi tersebut. Namun, karena tidak berani berterus terang, sehingga meletakkan bayi tersebut secara diam-diam di rumah Moh. Sodiq. "Keduanya tidak ada niatan untuk menelantarkan, dan sekarang masalahnya sudah selesai," paparnya.

Sebagaimana diketahui, peristiwa itu terjadi pada Rabu, 7 Desember lalu. Sosok bayi dan seperangkat alat bayi ditemukan di teras rumah Moh. Sodiq sekitar pukul 05.00 pagi. Bayi itu cukup misterius. Sebab, orang tuanya tidak diketahui. Hanya ada surat berisikan tulisan penting bersanding dengan bayi tersebut. Surat itu juga berisi harapan agar pemilik rumah bersedia merawatnya. Bahkan, setelah si bayi besar akan dijenguk oleh orang tuanya. "Kalau saya masih diberi panjang umur, semoga saya masih bisa melihatnya tumbuh besar di keluarga ini, terima kasih," demikian kutipan dari isi surat tersebut.

Karena tidak sadar bahwa bayi itu adalah cucunya, keluarga Moh. Sodiq melaporkan temuan itu ke Polsek Bangsalsari. Bayi itu pun dibawa ke kantor Polsek Bangsalsari. Lalu, diproses sesuai prosedur pengasuhan. (mun/c2/bud) Editor : Safitri
#Penemuan Bayi #Jember